oleh

Mandi Hujan, Anak Semata Wayang Tenggelam

Upaya pencarian korban
Upaya pencaran terhadap korban tenggelam

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Petaka bagi Dika Noprian Pratama (7) salah seorang murid TK Uq quah, yang bermukim di RT 07 RW 03 jalan Cempaka Kelurahan Kebun Beler Kota Bengkulu. Pasalnya, hingga saat ini dirinya masih dinyatakan hilang setelah mandi di sungai yang berada di dekat kediamannya, Senin (30/03/2015) sekitar pukul 16.45 WIB.

Peristiwa ini berawal saat Dika bersama dua orang teman sebayanya yakni Nopri dan Okta tengah asyik mandi di sungai yang berada tak jauh dari kediamannya, saat itulah tiba-tiba korban Dika terpeleset jatuh ke arus yang lebih deras hingga terseret.

Seketika Nopri dan Okta panik dan melaporkan kejadian tersebut ke orang tua Nopri yakni Agus (32), dan langsung menghubungi Basarnas untuk mendapatkan pertolongan.

“Awalnya mereka bertiga ini mandi, sudah ditegur tapi blum mau pulang, tiba-tiba saja anak saya bilang kalo si Dika ini tenggelam makanya kita langsung cari,” kata Agus, yang turut mencari korban tersebut.

Dikatakan Yudi, orang tua korban yang juga merupakan petugas di Dinas PBK Kota Bengkulu tersebut, saat kejadian Ia tengah berada di kantor Ia mendapatkan informasi dari Istrinya Eka Fitriani bahwa anak semata wayangnya tersebut hanyut terseret arus sungai.

Hingga saat ini, anak yang lahir pada 26 November 2008 tersebut belum juga diketemukan, pihak Basarnas dan sejumlah warga turut membantu mencari korban.(cr13)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

nineteen − eighteen =

News Feed