oleh

Manfaatkan Peluang “Demam” Fun Bike

Bisnis penyewaan sepeda yang menjamur memanfaatkan kegemaran masyarakat bersepeda di kawasan wisata Pantai Panjang.
Bisnis penyewaan sepeda yang menjamur memanfaatkan situasi kegemaran masyarakat bersepeda di kawasan wisata Pantai Panjang.

kupasbengkulu.com- “Demam” Fun Bike yang kian menjamur dikalangan masyarakat Kota Bengkulu, dimanfaatkan Enggar (22) untuk mengais rezeki dengan membuka usaha penyewaan sepeda.

Bersama sang adik, San (19), Enggar membuka tempat usaha penyewaan sepeda di kawasan Sport Centre Kota Bengkulu. Bermodalkan 20 unit sepeda, Enggar dan Sun memulai usaha ini.

“Awalnya kami membuka bisnis rental sepeda ini dengan modal kurang lebih Rp 30 juta. Waktu itu hanya 20 unit sepeda saja, namun saat ini sepeda yang kami sewakan berjumlah 200 unit, berbagai model,” terang Enggar saat ditemui di kawasan Sport Centre Kota Bengkulu, pada Selasa (14/01/2014).

Diakui Enggar, setiap harinya di hari-hari biasa, ada sekitar 10 orang penyewa sepeda. Yang paling ramai jika di Sport Centre sedang ada kegiatan.

“Terakhir yang paling ramai waktu momen lebaran dan tahun baru. Sepeda yang disewakan sampai kurang”, jelas Enggar lagi.

Untuk satu unit sepeda yang disewakan, Enggar dan San mematok harga yang berbeda-beda, mulai dari harga Rp 10 ribu, Rp 15 ribu, Rp 20 ribu, Rp 25 ribu, hingga Rp 60 ribu.

“Kami sengaja memisahkan sepeda ke dalam lima kelompok. Semakin berkualitas sepedanya, maka harga sewa semakin mahal. Ini juga menjadi alternatif bagi yang ingin bersepeda dengan harga murah. Pasarannya rata-rata semua rental sepeda di kawasan ini mematok Rp 15 ribu/ sepeda/ jam. Tapi kami bisa menyediakan yang Rp 10 ribu dan kualitasnya juga tidak kalah dengan yang lain,” ujarnya lagi.

Ditambahkan Enggar, agar tak cepat rusak, dirinya dan sang adik setiap hari melakukan perawatan sepeda.

“Sepeda di sini dirawat setiap hari agar tak cepat rusak. Setiap enam bulan sekali kali onderdilnya diganti dengan yang baru sehingga sepeda tetap awet,” tambahnya.

“Tips dalam bisnis penyewaan sepeda ini, waktu adalah uang. Membiarkan satu sepeda rusak berarti membiarkan Rp 10 ribu/ sepeda/ jam hilang selamanya,” ungkap Enggar.(val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed