oleh

Mantan Kabag Keuangan PDAM Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Sidang kasus korupsi di PN Bengkulu
Sidang kasus korupsi di PN Bengkulu

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kasus korupsi penyelewengan dana kas PDAM Kota Bengkulu, Betty Ainun Sari selaku mantan Kabag Keuangan PDAM, dituntut Pidana 4,5 tahun penjara serta pidana denda sebesar Rp 50 juta oleh JPU dalam sidang di Pengadilan Negeri Bengkulu, Senin (16/03/2015).

Tuntutan terhadap Betty tersebut lebih tinggi dibandingkan tuntutan yang diberikan kepada Mantan Kasir PDAM Kota Bengkulu, Okta Nursiyanti yang mana telah dituntut oleh JPU pidana penjara 2 tahun 6 bulan serta denda Rp 50 juta.

“Telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama melanggar pasal 3 jo pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU No 31 Tahun 1999 jo pasal 55 Ayat (1), hingga menjatuhkan pidana penjara selama 4 Tahun dan 6 bulan se4rta Rp 50 juta,” Kata Jaksa Penuntut Umum di ruang sidang.

Betty melalui kuasa hukumnya meminta sidang pembelaan dalam kurun waktu dua minggu namun disetujui Hakim Ketua hanya seminggu.

“selama satu minggu, jadi pada senin tanggal dua riga akan ada sidang pembelaan,” Kata Siti Insirah selaku hakim ketua.

Sidang pembelaan tersebut akan bersamaan dengan sidang pembelaan yang diajukan oleh kuasa hukum Okta Nursianty, Senin (23/03/2015) bertempat di Pengadilan Negeri Kelas I A Bengkulu.(cr13)

(Baca juga : Korupsi, Mantan Kasir PDAM Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

twenty − sixteen =

News Feed