Sabtu, Desember 10, 2022

Mau Dilindungi dari Kanker Prostat? Sunat!

Baca selanjutnya

Ilustrasi (Foto : Istimewa)
Ilustrasi (Foto : Istimewa)

kupasbengkulu.com- Perdebatan mengenai sirkumsisi (sunat) terus berlangsung terutama di negara-negara barat. Prosedur sirkumsisi merupakan suatu prosedur yang pada umumnya dilakukan karena alasan agama, namun pada tahun 2007 WHO (World Health Organization) menyatakan bahwa 1/3 pria di Amerika melakukan sirkumsisi bukan karena alasan agama.

•Mengapa terjadi fenomena ini?
Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr. Jonathan Wright dari Fred Hutchinson Cancer Research Center di Amerika menyebutkan bahwa sirkumsisi melindungi pria dari penyakit kanker prostat. Studi ini menunjukkan bahwa pria yang disirkumsisi sebelum pertama kali melakukan hubungan seksual memiliki resiko terkena kanker prostat lebih kecil sebanyak 15% dibandingkan yang tidak disirkumsisi.

•Apa buktinya?
Dokter Wright meneliti 3.399 pria yang terbagi dalam 2 kelompok. Kelompok pertama menderita penyakit dan kelompok kedua tidak menderita penyakit kanker prostat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar subjek dalam kelompok dari kelompok pertama sudah disirkumsisi sebelum melakukan hubungan seksual pertama kalinya.

•Bagaimana prosesnya?
Ternyata ada beberapa kuman yang dapat menyebabkan infeksi dan berlanjut menjadi penyakit kanker. Salah satu penyebab dari kanker prostat yaitu infeksi yang dapat tertular melalui hubungan seksual. Sirkumsisi di satu sisi dapat melindungi terhadap infeksi dan di sisi lain dapat juga mencegah kanker prostat.

Para peneliti ini berpendapat bahwa selain melindungi terhadap proses peradangan, sirkumsisi dapat pula menguatkan lapisan kulit yang dalam dan mengurangi area pertumbuhan kuman.

WHO juga mendukung sirkumsisi, dengan membuktikan bahwa dengan sirkumsisi, terjadi pengurangan resiko infeksi virus HIV yang menyebabkan AIDS pada pria heteroseksual. Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa sirkumsisi dapat mengurangi resiko pasangan wanita terinfeksi virus HPV yang menyebabkan kanker serviks.(**)

sumber : klikdokter

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Kupas News, Jakarta - Walaupun Rancangan Undang-undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) telah disahkan DPR menjadi UU KUHP,  khusus untuk pelaksanaan kemerdekaan pers...

Komisi XI DPR RI dan BI Sosialisasikan Transaksi Digital QRIS di Rejang Lebong

Kupas News, Rejang Lebong –  Anggota Komisi XI DPR RI Susi Marleny Bachsin bersama Bank Indonesia (BI) kembali melakukan Sosialisasi dan Edukasi Quick Response...

Janda Miliki Anak Sakit di Kepahiang Terima Bantuan Bedah Rumah

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan bedah rumah program Baznas di Desa Kandang, Seberang Musi, Kepahiang, Rabu, 7 Desember 2022,...

Problem Solving Kepolisian Mediasi Dua Perempuan Terlibat Kasus Penganiayaan

Bhabinkamtibmas Polsek Taba Penanjung saat menggelar kegiatan problem solving kepolisian, Rabu, 7 Desember 2022, Foto: Dok Kupas News, Bengkulu Tengah - Mencoba melakukan mediasi sebagai...

Bea Cukai Musnahkan Barang Milik Negara Hasil Penindakan KPPBC TMP C Bengkulu

Kepala Bea Cukai Provinsi Bengkulu Ardhani Naryasti bersama perwakilan instansi terkait saat melakukan pemusnahan barang milik negara, di Kantor Bea Cukai provinsi Bengkulu, Kamis,...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Terbaru