oleh

Mau Tahu Hasil ASI Vs Susu Formula?

Mau Tahu Hasil ASI Vs Susu Formula?

kupasbengkulu.com, kesehatan – Pada tulisan sebelumnya, sudah menjelaskan kandungan ASI, komposisinya terdiri dari makronutrein (karbohidrat, protein, lemak, dan karnitin) dan mikronutrein (vitamin dan mineral) sangat mempengaruhi kesehatan bayi.

(Baca Juga : Ini Alasan Pentingnya ASI Bagi Bayi Baru Lahir)

Makronuterin yang terdapat di dalam ASI dapat menjadi sumber energi dan zat pembangun untuk tubuh bayi. Komposisinya yang sudah diatur sedemikian rupa oleh pencipta sesuai dengan usia bayi, cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi. Mari kita bandingkan ASI dan susu formula.

Pertama kita bandingkan komponen makronutrien yang terdapat dalam ASI dan susu formula. Yang pertama, kita bahas karbohidratnya. Karbohidrat yang terdapat dalam ASI yang paling banyak adalah laktosa. Laktosa dalam ASI ini jumlahnya dua kali lipat dari susu sapi maupun susu formula. Laktosa merupakan sumber utama energi otak. Pada anak yang menerima ASI kasus diare akibat alergi laktosa lebih rendah dibandingkan anak yang minum susu formula.

Selanjutnya kadar protein, di dalam ASI lebih banyak mengandung whey daripada casein, sehingga protein di dalam ASI lebih mudah diserap dari pada protein di dalam susu formula atau susu sapi yang mana kadar caseinnya lebih tinggi.

Casein merupakan protein yang sulit dicerna oleh usus bayi. Pada susu formula atau susu sapi terdapat betalaktobulin yang tinggi sehingga berpotensi menyebabkan alergi.

Untuk kadar lemak, di dalam ASI kadar lemaknya lebih tinggi tinggi dibandingkan pada susu formula ataupun susu sapi. Kadar lemak yang tinggi ini sangat membantu dalam proses pembentukan otak.
Kandungan lemak didalam ASI banyak terdapat omega 3 dan omega 6. selain itu tedapat AHA dan ARA yang baik untuk perkembangan sarf dan retina mata.

Karnitin membantu dalam proses pembentukan energi. Kadar karnitin ini tinggi pada 3 minggu pertama. Dan jumlahnya lebih banyak terdapat di ASI daripada susu formula.

Untuk mikronutrien, vitamin dan mineral, yang terdapat didalam ASI lebih mudah diserap dan lebih lengkap dari pada susu formula.

Kelebihan ASI ini yang tidak dimiliki oleh susu formula adalah zat antibodi yang berfungsi untuk kekebalan tubuh. Zat antiobodi ini terdiri dari zat antibodi spesifik dan zat antibodi nonspesifik. Zat antibodi spesifik terdiri dari Limfosit T, Immunoglobulin, IgA sekretori. Zat antibodi no spesifik terdiri atas Sel makrofag, neutrofil, lisozim, complement, sitokin, laktoferin, dan peroksidase.

Ini baru kelebihan dari sisi nutrisi nya. Untuk kehigienisan, kepraktisan, dan harga lebih murah sudah tahukan siapa juaranya? YUP benar sekali, ASI lebih higenis, praktis, dan lebih murah dari pada susu formula. Pentingnya pemberian ASI ini juga didukung oleh pemerintah dengan dikeluarkannya undang-undang kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 128 yang berbunyi :

Setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan, kecuali atas indikasi medis.
Selama pemberian air susu ibu, pihak keluarga, Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat harus mendukung ibu bayi secara penuh dengan penyediaan waktu dan fasilitas khusus.
Penyediaan fasilitas khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diadakan di tempat kerja dan tempat sarana umum.

Jadi masih mau gak kasih ASI buat buah hati?(tari)

Rekomendasi