oleh

Menapaki Jejak Stamford Raffles Bersama Kru TV CNA (Bagian I)

kru CNa
kru Televisi (TV) Channel NewsAsia (CNA) saat mengabadikan moment di Obyek Wisata Pantai Panjang Kota Bengkulu

kupasbengkulu.com – Kebanggaan dan kehormatan tersendiri bagi kupasbengkulu.com, dapat membantu dalam pembuatan satu film dokumenter tentang Bapak Pendiri Negara Singapura yang dahulunya pernah bertugas menjadi Gubernur Inggris di Bengkulu, Stamford Raffles (1818-1824). Bersama kru Televisi (TV) Channel NewsAsia (CNA), pengambilan gambar berlangsung selama 3 hari mulai 8 September hingga 10 September 2014.

Diketahui kehadiran Inggris di Bengkulu berlangsung selama 140 tahun, yaitu dari tahun 1685 sampai dengan bulan Maret 1825, ketika seluruh kekuatan Inggris meninggalkan Bengkulu. Sedangkan berakhirnya kehadiran Inggris di Bengkulu disebabkan adanya perjanjian antara Raja Inggris dan Raja Belanda, yang ditanda-tangani pada tanggal 17 Maret 1824.

Perjanjian ini oleh pihak Inggris disebut The Anglo-Dutch Treaty of 1824, sedangkan pihak Belanda menyebutnya sebagai Traktat London. Perjanjian ini mengatur pertukaran kekuasaan Inggris di Bengkulu dengan kekuasaan Belanda di Melaka dan Singapura (Singapura pada masa itu merupakan bagian dari kerajaan Melaka).

Sebelum mendatangi Bengkulu, kru TV CNA yang terdiri dari Tom St (Director), Jan Polack (Cameraman), Julian (Presenter), Sazali Salleti (Soundman), dan Jamal (Produser), ini juga telah melakukan pengambilan gambar ke daerah lainnya tempat Stamford Raffles menjalankan tugasnya. Seperti di Yogyakarta, Kebun Raya Bogor dan Jakarta yang dahulunya dikenal dengan nama Batavia.

Berikut perjalanan kupasbengkulu.com dan kru TV CNA dalam menapaki jejak kepemimpinan Thomas Stanford Raffles di Bengkulu :

Mengagumi Keindahan Pantai Panjang

Kru TV CNA tiba di Bandara Fatmawati Bengkulu 8 September 2014 sekitar pukul 11.30.WIB dengan menggunakan penerbangan Maskapai Garuda dari Jakarta. Setibanya di Bengkulu, kru TV CNA langsung disambut oleh kru kupasbengkulu.com untuk diantar ke Hotel Santika untuk menginap.

Dalam perjalanan menuju hotel ini kupasbengkulu.com terpaksa “mengecoh” para kru TV asing ini, dan sengaja membelokkan arah jalan kendaraan menuju lokasi kawasan objek wisata Pantai Panjang Bengkulu, dengan maksud agar mereka bisa melihat keindahan pantai sepanjang 6 kilometer yang dimiliki Provinsi Bengkulu.

Rupanya trik kupasbengkulu.com berhasil, salah satu dari mereka yaitu Tom st, yang tadinya mengaku lelah dan ingin langsung menginap di hotel tertarik dengan keindahan pantai Bengkulu ini, dan meminta untuk menghentikan kendaraan untuk sejenak melihat keindahan pantai.

“Very beautyful,” ungkap Tom sambil berdecak kagum melangkahkan kakinya di pasir putih pantai Bengkulu.

Bahkan Jan Polack, langsung menanyakan ke kupasbengkulu.com berapa banyak wisatawan asing yang datang ke Bengkulu untuk melihat keindahan Pantai Panjang ini. kupasbengkulu.com, menjawab bahwa kunjungan wisatawan asing ke Bengkulu tidak seperti di Bali atau daerah lainnya di Indonesia, karena memang kurang gencarnya promosi yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

Berhasil, mengenalkan objek wisata Pantai Panjang ke mereka, akhirnya kupasbengkulu.com langsung mengantarkan para tamu ini menuju hotel untuk beristirahat. Agar pengambilan gambar yang akan dilakukan mereka besok lebih maksimal.(Bersambung)

Penulis : Yasrizal, Kota Bengkulu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

one × 4 =

News Feed