Sabtu, Mei 18, 2024

Mengenal “Kepribadian Sulit” Perempuan

Miswari Swasono/Psikolog Corien Center
Miswari Swasono/Master Pengembangan Pribadi

Perempuan adalah makhluk yang lembut namun penuh dengan misteri, beberapa permasalahan dalam suatu hubungan pasangan antara wanita dan laki-laki membuat fakta yang sangat mengejutkan. Ternyata, perempuan sangat rentan menjadi pribadi yang sulit dibandingkan laki-laki, mengapa demikian?

Seperti kasus hubungan yang ditangani Lembaga Pengembangan Diri Corien Center, DR HC dan Master Pengembangan Pribadi, Konsorsium Nasional,  Miswari Swasono. Dalam kasus yang ditangani baru-baru ini merupakan kasus perempuan yang sangat rentan terkena pribadi sulit.

Berkepribadaian sulit ini, merupakan pribadi yang memikirkan kehendak sendiri, dan bersifat menuntut, serta memikirkan diri sendiri.

Pribadi sulit ini, diungkapkan Miswari, sangat sering terjadi dikalangan remaja maupun dewasa di Kota Bengkulu khususnya perempuan. Salah satu klien yang ada di Corien Center ini contohnya. Dia (klien_red) telah berhasil setelah melalui delapan tahap pase pengembangan diri di Lembaga Corien Center beberapa lalu.

Kasus yang ditangani ini, sangat sering kita temui dikehidupan sehari-hari. Pasalnya, Dia (klien_red) yang selalu menuntut pasangannya agar mengikuti semua kehendak dia. sangat jelas bertentangan dengan fakta yang sebenarnya. keinginan selalu ingin bersama, keegoisan dan tingkah laku kekanak-kanakan, serta memaksa kehendak. Bahkan, makin parah lagi pribadi sulit ini ternyata sangat mengekang si pasangan tersebut.

“pribadi yang sulit ini, bukan hanya pasangan yang merasa tidak nyaman didekat pribadi yang sulit. Bahkan, teman pun ikut enggan karena dia sering menuntut orang untuk menjadi seperti yang ia inginkan,” ungkapnya, ketika ditemui kupasbengkulu.com, Kamis (08/01/2015)

Dijelaskan Miswari, sebagai mahluk sosial memang perlu berinteraksi sosial dengan semua orang agar bisa berinteraksi secara normal. Tetapi, memang adakalahnya kita yang memiliki suatu hubungan sebagai pasangan perlu melihat dari sudut positif dari sebuah hubungan sehingga tidak menimbulkan rasa kecewa mendalam serta kondisi ruang lingkup juga besar berpengaruh pada hubungan yang dijalani sehingga tidak menimbulkan kesenjangan dan kekeliruan di penghujung akhir suatu hubungan.

Ia menjelaskan, yang dikelola di lembaga Corien Center, dalam pengembangan pribadi ini, berupa kepribadian diri dan merubah cara pandang dari berbagai sudut. Dalam beberapa fase, sampai si klien menemukan jati diri yang sebenarnya. Sehingga bisa menjadi pribadi yang menyenangkan serta bisa beradaptasi dengan situasi pasangan, keluarga pasangan, dan lingkungan sekitar.

“Langkah pertama yang harus ditanamkan dalam hati dan fikiran supaya terhindar dari pribadi yang sulit, jangan pernah merubah orang lain untuk menjadi diri apa yang kita inginkan, karena kalau sebaliknya kita tidak akan berhasil menjadi pribadi yang menyenangkan,” tutup Miswari.(**)

Penulis : Ikka Sephita, Kota Bengkulu.

Related

Cerita Ishak dengan Usaha Tahu Rumahan yang Kembang-kempis

Cerita Ishak dengan Usaha Tahu Rumahan yang Kembang-kempis ...

Bupati Kopli Larang Truk Batu Bara Melintas di Kecamatan Pinang Belapis

Bupati Kopli Larang Truk Batu Bara Melintas di Kecamatan...

Manajeman PT. DDP Bantah Telah Terjadi Konflik Agraria di Air Berau Estate

Manajeman PT. DDP Bantah Telah Terjadi Konflik Agraria di...

Bupati Kopli Anshori Hadiri Perayaan HUT Perpusnas RI di Jakarta

Bupati Kopli Anshori Hadiri Perayaan HUT Perpusnas RI di...

Idap Tumor Ganas, Remaja Asal Seluma Ini Butuh Uluran Tangan

Idap Tumor Ganas, Remaja Asal Seluma Ini Butuh Uluran...