Beranda DAERAH BENGKULU Minggu Ke-10 Panitia Salat Berjamaah Umumkan Nama Peserta Bertahan

Minggu Ke-10 Panitia Salat Berjamaah Umumkan Nama Peserta Bertahan

0

kupasbengkulu.com – Pada minggu ke-10 pelaksanaaan salat jamaah berhadiah dalam Program Bengkuluku Religius yang jatuh dua minggu lagi, atau tepatnya pada Rabu, 16 April 2014 mendatang, panitia akan mengumumkan nama-nama peserta yang masih bertahan dalam melaksanakan salat Dzuhur berjamaah berturut-turut setiap hari Rabu di Masjid At-Taqwa Kota Bengkulu.

Hal ini seperti diungkapkan Kabag Humas Pemkot, Salahuddin Yahya,  usai pelaksanaan salat. Menurutnya, ekspos ini dianggap perlu karena banyaknya tuntutan dari masyarakat  untuk mengetahui nama-nama peserta bertahan serta untuk menghindari adanya kekeliruan.

“Panitia sudah menyampaikan ke bagian entri data bahwa pada season (minggu-red) ke-10 kita perlu melakukan ekspos rekapitulasi angka jamaah yang melaksanakan salat Dzuhur setiap hari Rabu di sini. Sehingga dari hasil tersebut bisa dilihat nama-nama jamaah yang masih bertahan,” ujar Salahuddin, Rabu (02/04/2014).

Disampaikannya, dalam minggu ke-10 ini nantinya jamaah juga bisa melakukan koreksi terhadap hasil rekapitulasi jika terjadi kekeliruan yang berdampak pada kerugian peserta atau jamaah, maupun panitia program ini.

“Misal, ada yang sudah sembilan kali berturut-turut salat, ternyata ditulis baru delapan kali oleh panitia. Dia bisa mengajukan koreksi asal menyertakan bukti,” tambahnya.

Lebih lanjut, Salahuddin menekankan apabila program ini dipahami secara detail, program salat berjamaah ini adalah program amal tanpa batas, di mana para jamaah terus-menerus dan saling kejar-mengejar sampai akhirnya nanti ada yang keluar sebagai pemenang.

Salahuddin menambahkan, meskipun program ini telah dilaporkan ke KPK sebagai bentuk gratifikasi, hal tersebut tidak mempengaruhi keberlangsungan program ini.

“Seharusnya mereka lapor ke Tuhan, bukan ke KPK. Sampai saat ini penambahan hadiah dari donatur masih terus ada dan malah semakin bertambah. Tidak ada rencana untuk dihentikan,” tutupnya.

Sementara, pantauan di lapangan, untuk pertama kalinya Walikota Helmi Hasan berhalangan hadir dalam program salat berjamaah Bengkuluku Religius ini. (val)