oleh

Minus H-3 UN, Pelajar Tersandung Hukum Belum Terdata

imgres

Bengkulu, KupasBengkulu.com – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) dilaksanakan hari Senin (04/04/2016) lusa.

Ironis, Diknas Provinsi Bengkulu hingga kini belum tahu jumlah siswa yang tersandung kasus kriminal dan sudah dibina dalam Rutan atau Lapas.

Ketua Pelaksana Ujian Nasional Provinsi Bengkulu, Wahyu mengatakan, saat ini dirinya memang belum menerima jumlah, berapa banyak siswa yang saat ini berada di tahanan. Ini lantaran pihak Diknas kabupaten belum memberikan data, terkait siswa yang bermasalah terhadap hukum

“Untuk berapa banyak siswa yang saat ini dalam masa ditahan pihak kepolisian, saya belum menerima data itu dengan pasti. Apakah ada siswa kita yang terlibat pidana, sehingga harus menjalani ujian nasional di Rutan ataupun dikantor polisi. Nah, kalaupun ada, kami berharap besok atau lusa, kami sudah bisa menerima laporan itu” jelas Wahyu Jum’at (01/04/2016)

Saat ini ada rumor yang menyebutkan, di Kota Bengkulu sendiri, ia baru mendapat kabar, jika ada salah satu pelajar di kota yang kini tersandung masalah hukum. Namun dirinya belum tahu secara pasti kebenarannya.

“Dikota infonya belum jelas, tapi dari rumor yang beredar itu ada satu orang. Tapi laporan secara tertulis itu saya belum terima,” jelas Wahyu

Saat ini saya tekankan kepada pihak Diknas kabupaten yang ada di Provinsi Bengkulu khususnya, segera laporkan apabila ada siswa yang terganjal kasus hukum, agar siswa itu bisa mendapatkan haknya dalam mengikuti ujian nasional

“Harus segera dilaporkan, karena ini terkait dengan masalah pengawasan. Kita harus tetap melaksanakan ujian terhadap mereka, dan kita juga masih harus memperisapkan pengawas, apabila ada yang berada di Rutan termasuk keamanannya,” jelas Wahyu.(cr5)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed