Beranda HUKUM DAN PERISTIWA Minyak Oplosan Tewaskan 2 Orang Warga Sumsel

Minyak Oplosan Tewaskan 2 Orang Warga Sumsel

0
Korban minyak oplosan saat dibawa ke RSUD M .Yunus Bengkulu.
Korban minyak oplosan saat dibawa ke RSUD M .Yunus Bengkulu.
Korban minyak oplosan saat dibawa ke RSUD M .Yunus Bengkulu.

kupasbengkulu.com – Kasus kebakaran minyak oplosan kembali terjadi. Kali ini menimpa keluarga Mukmin (40) terbakar karena mengunakan minyak tanah oplosan untuk menyalakan lampu teplok lampu pada Sabtu (31/5/2014) sekitar pukul 18.30 WIB di Pondok Kebun mereka di Talang sawah, Pendopo, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Minyak oplosan tersebut membakar sekujur tubuh Istrinya Leni, dan kedua anaknya Adi (10), Hendri (1,5), Mukmin (40). Naasnya, Leni dan anak bungsunya Adi tewas karena luka bakar yang menyerang seluruh tubuh mereka.

Sedangkan Adi saat ditemui kupasbengkulu.com masih sekarat dengan luka hampir 100 persen di badannya dan Mukmin juga masih dalam perawatan karena luka bakar di tangan, wajah serta kakinya.

“Anaknya Hendri meninggal saat hendak dibawa ke rumah sakit tadi (1/6/2014) dan ibunya meninggal saat di rawat di rumah sakit,” kata Ibu dari Alm Leni, Madiah (60).

Mardiah mengatakan, kejadian tersebut setelah lepas magrib, Leni yang saat itu hendak menghidupkan lampu teplok yang berisikan minyak oplosan.

“Mereka lagi ngumpul di pondok itu, saat dinyalakan lampu itu langsung meledak dan menyambar leni dan anak-anaknya,” ujar Mardiah.

Dikatakannya, Mukmin berusaha hendak menolong mereka. Namun, baju mereka yang sudah dipenuhi api dan minyak. Tapi rasa sayangnya kepada anaknya memaksanya untuk menolok anaknya.

“Mukmin tebakar saat menolong anaknya, menyebabkan tangan, wajah, dan kakinya terbakar,” ucapnya.

Sementara itu, kebakaran yang membakar keluarga tersebut tidak membakar pondok mereka. Ledakan itu hanya membakar mereka.

Minyak tersebut diduga dibeli dari warung yang tak jauh dari tempat kebun mereka sebanyak 3 liter dengan harga per liter mencapai Rp 15 liter.(cr3)