oleh

Modal Bank Bengkulu Posisi Dua Terendah BPD se Indonesia

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Direktur Utama Bank Bengkulu, Wimran Ismaun, mengungkapkan saat ini modal Bank Bengkulu berada di posisi dua terendah Bank Pembangunan Daerah (BPD) se Indonesia, setelah Bank Sulawesi Tengah yang berada di posisi terbawah. Sedangkan dalam hal aset, Bank Bengkulu berada di urutan 23 dari 26 BPD.

“Kita berada di urutan kedua, persis di atas Bank Sulteng. Sedangkan yang tertinggi Bank Jabar Banten (BJB), dengan jumlah aset dan modal di atas Rp 70 triliun,” ungkap Wimran, usai acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Bengkulu, Rabu (18/03/2015).

Kendati demikian, Wimran mengatakan terjadi peningkatan dividen di tahun 2014 dikarenakan pemberian kredit yang meningkat hingga 8 persen. Pihaknya menargetkan di tahun 2015 ini terjadi peningkatan modal inti hingga Rp 45 miliar.

“Pemda provinsi masih menjadi penyumbang modal inti terbesar Bank Bengkulu hingga 35 persen. Selanjutnya di urutan kedua Kabupaten Kepahiang, disusul Lebong, Kota Bengkulu, dan Mukomuko,” katanya.

Adapun dividen yang diterima pemegang saham Bank Bengkulu di tahun 2014, yakni Pemda Provinsi Bengkulu Rp 17,793 miliar, Kabupaten Kepahiang Rp 4,247 miliar, Kabupaten Lebong Rp 4,346 miliar, Kota Bengkulu Rp 3,537 miliar, Kabupaten Mukomuko Rp 3,495 miliar, Kabupaten Bengkulu Selatan Rp 3,459 miliar, Kabupaten Kaur Rp 3,092 miliar, Kabupaten Rejang Lebong Rp 3,042 miliar, Kabupaten Bengkulu Utara Rp 2,645 miliar, Kabupaten Seluma Rp 2,375 miliar, dan Kabupaten Bengkulu Tengah Rp 1,122 miliar.(val/adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 × two =

News Feed