oleh

Muklisuddin: Agar Tak Ricuh Harusnya BLA Dibagikan Saat Zikir

Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA.
Drs. H. Mukhlisuddin, SH, MA.

kupasbengkulu.com – Menyikapi pemberian Bantuan Langsung Allah (BLA) oleh Pemda Kota Bengkulu yang dilaksanakan di Masjid Agung Attaqwa di Kelurahan Anggut Atas yang berakhir ricuh Rabu kemarin (23/7/2014), Kepala Kantor Agama Kota Bengkulu, Drs.H.Muklisuddin, SH, MA berpendapat untuk tahun berikutnya BLA sebaiknya tidak menggunakan kupon.

“Saat pembagian BLA saya berada disana dan ikut membagikan, awalnya mereka sangat tertib, namun karena ada penerima bantuan yang bawa kupon sampai 10 buah itulah yang memicu terjadinya kericuhan. Sebab mungkin ada yang mengira pembagian kuponnya tidak adil, kemudan harus mengantre juga, jadi banyak faktor. Tapi secara keseluruhan pembagian BLA kali ini 95 berjalan lancar,” kata Muklisuddin.

Karenanya, menurut Muklisuddin untuk pembagian BLA dikesempatan berikutnya sebaiknya tidak menggunakan kupon, melainkan saat berzikir seusai salat.

“Ini masukan dari saya, nanti kalau ada BLA atau sejenisnya tidak perlu pakai kupon cukup dibagikan merata saja didalam masjid saat mereka sedang berzikir. Insya Allah tidak akan ricuh dan penerima akan tertib,” ujarnya.

BLA tersebut adalah gagasan Wali Kota Bengkulu, H.Helmi Hasan, SE, tahun ini besaran dana BLA sekitar Rp 500 juta yang disalurkan ke ribuan mustahik (orang-orang yang berhak menerima zakat). Dalam satu amplop besaran bantuan yang diterima Rp 25 ribu, namun Muklisuddin megatakan rata-rata mustahik menerima 2 amplop, artinya mendapatkan Rp 50 ribu. (beb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed