oleh

Muncul Gerakan Tolak Junaidi Hamsyah Jadi Gubernur Kembali di Jejaring Sosial

 

sumber : facebook
sumber : facebook

kupasbengkulu.com – Belakangan di jejaring sosial seperti facebook muncul gerakan Masyarakat Bengkulu Tidak Menginginkan Kembali Junaidi Hamsyah Memimpin Bengkulu 2015-2020.

Gerakan yang berbentuk image dan thumbnail foto Junaidi Hamsyah dan berlatar belangan tulisan “Masyarakat Bengkulu Tidak Menginginkan Kembali Junaidi Hamsyah Memimpin Bengkulu 2015-2020.” tersebut beredar di beberapa grup facebook seperti misalnya grup facebook “Komunitas Peduli Bengkulu” Munculnya image dan thumbnail itu ditanggapi beragam oleh netizen Bengkulu

Akun facebook Deni Comunity misalnya membagikan image tersebut ditanggapi oleh pemilik akun facebook mamah nah iyo memberikan comment : “se7″bingit. Gunawan Wibisono misalnya mengeluarkan komentar: “Sapo pulo dulu yang ngajaknyo jadi Wagub” atau ada juga yang mengatakan : “ahhhh……Junaedi…Gubernur Dapek Dapek Ajo…” atau sorry to say,,,junaedi terlalu dini untuk menjadi seorang gubernur,beliau lebih pantas menjadi ulama saja…

Sementara komentar berlainan juga dari Netizen lain “Sebenarnya aku Rak komen yg buat status di atas…..tapi menggelitik aku untuk mengomentarinya….: untuk yg buat status….janganlah anda mengatasnamakan MASYARAKAT BENGKULU , padahal itu pernyataan anda secara pribadi…tah usahlah bawa atasnama masyarakat…..manuver apa lagi yang akan di buat oleh komunitas ini ?????????”

Kritik juga terhadap kinerja muncul juga dalam image tersebut misalnya komentar salah seorang pemilik akun berisikan komentar “Boleh juga… perlu dicatat prestasinya yg patut diacungi jempol… mampu membersihkan Dinas PU dari koruptor kronis walau banyak tawaran yg menggiurkan… tapi sayangnya hanya sebentar karena Kadis PU yg ditugaskannya yg termasuk “bagus” itu mengundurkan diri tertekan orang2 disekitarnya. Siapa yang akan didefinitifkannya… kita tungga karena sedang dibaperjakatkan… hehehe,”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed