oleh

Naik Haji Guru Tidak Terima Tunjangan Sertifikasi

maryani
Sekretaris Disddikbud Kota Bengkulu Matriyani Amran

kupasbengkulu.com – Lebih dari 20 guru di Kota Bengkulu yang menunaikan ibadah haji, selama 2 bulan ke depan dipastikan tak akan menerima tunjangan sertifikasi sebagaimana biasanya.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disddikbud) Kota Bengkulu Matriyani Amran mengatakan, menurut Petunjuk Teknis (Juknis) Penyaluran Tunjangan Profesi Guru tahun 2014, kriteria guru penerima salah satunya mesti memenuhi kewajiban melaksanakan tugas paling sedikit 24 jam tatap muka per minggu.

Sesuai dengan sertifikat pendidik yang dimilikinya, dan dibuktikan dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) atau melalui surat keterangan dari Kepala Sekolah dan telah diverifikasi/disahkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota serta Provinsi.

“Lebih dari 20 guru sudah melaporkan diri bahwa selama 40 hari tidak dapat mengajar dikarenakan menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Oleh karena itu, dipastikan mereka tidak bisa menerima tunjangan sertifikasi guru selama tidak mengajar,” kata Matriyani, Senin (8/9/2014).

Namun, lanjut Matriyani, jumlah tersebut hanya guru yang tercatat melaporkan diri ke Disdikbud Kota Bengkulu. Dikhawatirkan ada guru yang tidak melaporkan diri sehingga nantinya tetap menerima tunjangan sertifikasi.

Oleh karena itu, Matriyani berharap, kepada seluruh Kepala Sekolah dan dewan pengawas untuk mengecekan kembali guru-guru di Kota Bengkulu.

“Jumlah itu baru yang melaporkan saja. Takutnya ada guru yang tidak melaporkan diri, dan Kepala Sekolahnya tidak memperhatikan. Jadi, diharapkan juga dewan pengawas untuk memastikan jumlah guru yang berangkat haji,” pungkas Matriyani. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

three × two =

News Feed