oleh

Naik Ke Penyidikan, Kasus SPPD Fiktif Fokus Tersangka

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, telah menetapkan kasus Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) dikalangan sekretariat Dewan Kota Bengkulu kedalam penyidikan. Saat ini Kejari sedang fokus mencari tersangka dalam kasus tersebut.

Kepala Kejari Bengkulu Wito melalui Kasi Intelejen Kejari Bengkulu Dharma Natal, saat in penyidik telah menyiapkan berkas dalam pekara ini. Sehingga dalam penetapan tersangka dalam dugaan korupsi SPPD fiktif dari tahun 2011 hingga 2014 nantinya tak akan keblabakan.

“Kita sudah mengolah dokumen untuk segera menindaklanjuti kasus ini dan untuk sementara kita masih menunggu proses berikutnya,” kata Kasi Intelejen Kejari Bengkulu Dharma Natal.

Sebelumnya penetapan pekara ini dari status Pulbaket ke status penyidikan berdasarkan fakta dan data yang diperoleh penyidik dan pemeriksaan para saksi atas dasar surat perintah penyelidikan Nomor 37/N.7.10.FD.1/2015, pada bulan Februari 2015.

Namun berbicara piak mana yang merugikan negera, Dharma belum bisa memaparkan karena masih dalam proses. Akan tetapi, soal pihak mana yang akan bertanggungjawab atas dugaan kerugian negara tersebut pihak Kejari Bengkulu sedang melakukan singkronisasi terhadap data dan dokumen yang penyidik kumpulkan dari penyitaan yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Selain itu, tambahnya, penyidik akan melakukan konfrontir barang bukti berupa dokumen kepada para saksi dari sekretariat dewan. Sehingga dari sana Kejari bisa melihat berap jumlah sementara kerugian negara tersebut.(dex)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

11 − 9 =

News Feed