oleh

Nama Kapolres Dicatut, Pengusaha Rugi Rp 10 Juta

Gambar: Istimewa
Gambar: Istimewa

kupasbengkulu.com – Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat kembali terjadi di Kabupaten Rejang Lebong. Kali ini yang menjadi korban adalah Fauzi (55), seorang pengusaha warga Kelurahan Sukaraja Kecamatan Curup, Kamis (06/02) pagi. Dalam aksinya, pelaku meminta uang senilai Rp 10 juta, dengan mencatut nama Kapolres Rejang Lebong, AKBP Edi Suroso SH. Akibat peristiwa ini korban merugi hingga Rp. 10 juta.

Data terhimpun, peristiwa bermula saat korban menerima telepon dari seorang pria tidak dikenal melalui nomor hand phone 081293479488. Dalam pembicaraannya, pelaku mengaku sebagai Kapolres Rejang Lebong.

Pelaku meminta bantuan sejumlah uang kepada korban dengan alasan untuk sebuah keperluan. Awalnya, pelaku meminta uang senilai Rp. 35 juta dengan cara ditransfer. Korban yang keberatan lantas bernegosiasi, hingga akhirnya disepakati uang senilai Rp. 10 juta.

Setelah sepakat, korban diminta pelaku untuk mentransfer uang tersebut melalui rekening BRI cabang Jakarta atas nama, Viky Aditya bernomor 0863-01-013247-53-6. Sebelum melakukan transfer pukul 09.00 WIB, korban sempat menelpon pelaku dan berniat bertemu langsung untuk memberikan uang tersebut. Namun, pelaku menolak dengan alasan tengah ada tamu, sehingga korban akhirnya mentransfer uang tersebut.

“Setelah melakukan transfer uang, korban baru menyadari jika telah tertipu. Korban, mendatangi Mapolres RL dan mengecek nomor telepon tersebut. Saat dicek, nomor tersebut bukanlah nomor Pak Kapolres, setelah itu, korban langsung melapor,” ujar Kapolres Rejang Lebong, AKBP Edi Suroso, SH, melalui Kasat Reskrim, AKP Margopo, SH.

Kepada Warga, Margopo meminta agar tidak langsung percaya dengan permintaan-permintaan yang mengatasnamakan aparat penegak hukum. “Sebaiknya, warga melakukan konfirmasi langsung kepada pihak polres jika ada penelpon gelap yang mengaku-ngaku sebagai aparat penegak hukum,” ujar Margopo. (one)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed