oleh

Nasib Petani Kopi TWA Bukit Kaba Diperjuangkan di Kementerian

Hermanto

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Ketua Serikat Petani indonesia Hermanto kamis(26/05/2016) mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan proses mediasi bersama Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) guna membahas persoalan petani yang berada di kawasan Taman Wisata Bukit Kaba

“Saat ini kita tengah melakukan proses mediasi guna mencari solusi dan sudah kita sampaikan data-data, dimana pada puluhan tahun silam Taman Wisata Alam Bukit Kaba pernah diakui sebagai tanah marga. Kemudian pada tahun 50-an ada surat jawatan yang langsung ditanda tangani oleh presiden kita saat itu Soekarno yang dimana dalam surat jawatan itu adalah TWA Bukit Kaba sekarang adalah wilayah transmigrasi,” ungkap Hermanto.

Hermanto juga menuturkan bahwa dalam mediasi yang dilakukan bersama pihak Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup nantinya diharapkan dapat menghasilkan sebuah kesepakatan antara kedua belah pihak.

Dimana tidak saling merasa dirugikan, karena bagi Hermanto dalam pelestarian lingkungan juga harus melihat aspek yang bermanfaat bagi keberlangsungan lingkungan

“Kita berharap nantinya ada revisi kawasan dan akan kita kembali klarifikasi apabila memang ini wilayahnya nantinya kembali ke masyarakat yang sudah lebih dulu mendiaminya dan tiba-tiba diklaim oleh pemerintah. Ya kita akan mengusahakan agar dikembalikan ke masyarakat,” ujar Hermanto.

Disamping itu, dia juga menekankan bahwa para petani yang termasuk dalam Serikat Petani Indonesia dilarang keras mengolah kawasan yang memang sudah lama menjadi kawasan hutan lindung agar bisa mempertahankan keberlangsungan kawasan hutan lindung sebagaimana mestinya,” pungkas Hermanto.(cr5)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed