oleh

Ngabuburit Ala Komunitas Sepatu Roda RAINS Bengkulu

komunitas sepatu roda Bengkulu, diminati tua dan anak-anak
komunitas sepatu roda Bengkulu, diminati tua dan anak-anak

kupasbengkulu.com – Kata “ngabuburit” berasal dari bahasa Sunda, yaitu burit atau waktu menjelang sore hari. Ngabuburit yang biasa disebut-sebut pada Bulan Ramadhan ini yaitu menunggu atau menghabiskan waktu hingga menjelang adzan maghrib saat berbuka puasa. Meski berasal dari bahasa Sunda, namun ngabuburit ini sangat popular bagi masyarakat indonesia.

Banyak kegiatan yang biasa dilakukan umat muslim dalam ngabuburit menunggu waktu berbuka. Bisa dengan jalan-jalan, olahraga, berbelanja, dan sebagainya.

Termasuk juga komunitas sepatu roda Rafflesia Inine Skate (RAINS) Bengkulu menghabiskan waktu sore di bulan Ramadan dengan aksi sepatu roda. Anggota komunitas dari berbagai usia, dari kanak-kanak hingga dewasa tampak sangat gembira meramaikan kegiatan aksi sepatu roda di halaman View Tower.

“Kalau gak diisi dengan kegiatan begini, nunggu puasa sampai sore rasanya kan lama sekali. Jadi, kami tetap aktif di bulan Ramadan. Yah, sekalian ngabuburit gitu,”ujar Septian, salah satu anggota komunitas RAINS.

Suasana sangat riuh, dihiasi sorak sorai keluarga dan teman yang ikut menonton. Masing-masing pemain menunjukkan kebolehan aksinya dengan berbagai gaya. Sesekali terdengar teriakan mengaduh dari pemain sepatu roda akibat terbanting ke dasar lantai. Namun suasana tetap terlihat seru dan mengasyikkan.

“Untuk bulan Ramadan, kami buka mulai jam 15.30 – 17.30. Namun seringkali terlewat waktunya. Kawan-kawan di sini tetap bermain hingga menjelang magrib karena keasyikan,” Pungkas ketua komunitas RAINS, Nanda Oktariza Pramuda. (cr2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed