oleh

Ogoh-ogoh Dijadikan Ikon Wisata Budaya Bengkulu Utara

Ogoh-ogoh sebuah tradisi Bali menjelang Perayaan Nyepi (sumber: kompasiana)
Ogoh-ogoh sebuah tradisi Bali menjelang Perayaan Nyepi (sumber: kompasiana)

Bengkulu Utara, kupasbengkulu.com – Ogoh-ogoh yang merupakan khas budaya dari masyarakat Bali, sebuah tradisi menjelang Nyepi resmi menjadi icon budaya pariwisata di Kabupaten Bengkulu Utara. Ogoh-ogoh bukan saja ajang ritual dalam suatu keagamaan, melainkan bisa dijadikan ajang budaya bagi wisata untuk menyaksikan keunikannya.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Olah Raga dan Pariwisata  Bengkulu Utara, Nazarudin Tawakal, Selasa (30/03/2015) di ruang kerjannya mengatakan, budaya di Bengkulu Utara sebetulnya cukup kayak. Ada yang namanya kuda kepang, kuda lumping, barong dan termasuk dengan kesenian adat dari masyarakat asli Rejang. Sedangkan untuk Ogoh-ogoh dijadikan icon budaya wisata banyak hal unik yang dapat disaksikan pada saat kegiatan berlangsung.

“Dengan resmi ogoh-ogoh dijadikan icon budaya pariwisata, tidak ada masalah bagi masyarakat Bali untuk takut dalam melakukan kegiatan tersebut. Karena pemerintah daerah dalam hal itu sudah memberikan payung hukum dan tidak membatasi,”demikian Nazarudin. (jon/adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

3 × 3 =

News Feed