oleh

Pagar Digembok, Aktivitas Belajar Mengajar di SDN 62 Lumpuh

Aktivitas KBM di SDN 62 Kota Bengkulu, Lumpuh Pasca penyegelan oleh ahli waris, Sabtu (1/3/2014)
Aktivitas KBM di SDN 62 Kota Bengkulu, Lumpuh Pasca penyegelan oleh ahli waris, Sabtu (1/3/2014)

kupasbengkulu.com – Pasca penyegelan dari ahli waris di pintu gerbang masuk SDN 62 Kota Bengkulu, yang terletak di Jalan Rukun No 39 Kelurahan Sawah Lebar Baru Kota Bengkulu, Jumat (28/2/2014) malam. Sebanyak 493 murid SD dan 26 guru serta pegawai TU terlantar di depan sekolah, Sabtu (1/3/2014) pagi.

Bahkan, aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) lumpuh total. Kondisi ini ditandai dengan, penggembokan pintu gerbang dengan menggunakan rantai.

Salah seorang walimurid, Kliman (51) merasa kecewa atas penyegelan pintu gerbang sekolah. Semestinya, dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dapat menyelesaikan persoalan tersebut hingga tuntas. Sehingga penyegelan tidak sampai berlarut-larut.

”Kami selaku wali murid, sangat kecewa atas kejadian ini. Sebab yang dikorbankan dalam kejadian ini murid SD,” kata Kliman, saat mengantar anaknya, M. Rosid, Sabtu (1/3/2014).

Hal senada disampaikan, Pedagang Kantin SDN 62, Susi mengatakan, dengan penyegelan gerbang sekolah dirinya mesti libur untuk berjualan di dalam sekolah. Sementara, bahan jualan makanan ringan untuk dijual di kantin sudah dipersiapkan.

”Bagaimana mau jualan kalau, pintu gerbangnya di gembok. Kalau memang tidak bisa dibuka tentunya hari ini (Sabtu,1/3) libur dulu berjualan,” keluh Susi. (gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed