oleh

Pecah Ban Usai Nodong, Dua Lelaki Ini Digebuki Warga

Pelaku diamankan polisi
Pelaku diamankan polisi

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Aksi penodongan yang dilakukan Ba (25) warga Desa Tabarenah, Kecamatan Curup Utara dan Gu (26) warga Kelurahan Air Rambai, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong pada hari Senin (23/11/2015) malam hampir saja berjalan sukses.

Sayangnya, motor jenis Vario bernopol BD 6076 KQ yang mereka kendarai mengalami pecah ban sehingga keduanya akhirnya diamankan oleh warga setempat, setelah mendengar teriakan dari korban, Yuriski (15) warga Jalan Baru, Kecamatan Curup dan Andrean pratama (15) warga Desa Air Meles Atas, Kecamatan Curup Timur yang terus mengejar pelaku.

Kedua pelaku nyaris saja menjadi bulan-bulanan warga, beruntung petugas Polres Rejang Lebong segera mendatangi lokasi dan mengamankan kedua pelaku dari amukan warga.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dirmato melalui AKP Chusnul Qomar membenarkan adanya kejadian tersebut. Chusnul menyatakan bahwa kedua pelaku diamankan bersama dua unit Smartphone jenis Asus dan Blackberry yang diambil pelaku dari korban.

Selain itu, petugas juga mengamankan sepeda motor, satu bilah parang dan sebuah senjata api mainan yang digunakan pelaku saat beraksi.
“Berdasarkan pengakuan pelaku, mereka baru pertama kali melakukan ini, namun kita masih mengembangkan kasus ini,” ungkap Chusnul.

Kronologis kejadian, seperti yang dipaparkan para pelaku, awalnya mereka melintas di Jalan Sukowati, Curup dan melihat kedua korban sedang asyik nongkrong didepan Masjid Agung, Curup.

Melihat suasana sepi, kedua orang ini langsung menyambangi dua korbannya. Kemudian, saat baru sampai, Gu yang duduk dibelakang langsung menodong korban dengan menggunakan senjata api mainan. Saat melakukan penodongan, kedua pelaku tidak turun dari motor.

“Karena takut, akhirnya kedua korban menyerahkan Smartphone yang mereka genggam pada kedua pelaku,” tambah Chusnul.

Kemudian, kedua korban berteriak dan mencoba mengejar kedua pelaku sambil berjalan kaki. Saat itu, kedua pelaku kabur lewat Kelurahan Air Putih Lama. Sial bagi kedua pelaku, motor yang mereka kendarai mengalami pecah ban dan mereka terjatuh. Melihat itu, kedua korban kembali berteriak sambil mengejar para pelaku. Sedangkan para pelaku memilih berlari melewati gang sempit.

“Saat itu, ada warga yang telah berkumpul karena mendengar teriakan para korban dan langsung mengejar dan mengepung kedua pelaku. Kemudian, keduanya langsung tertangkap dan menjadi bulan-bulanan warga, untungnya petugas langsung tiba dilokasi,” tambah Chusnul.

Ketika diamankan, petugas juga menemukan sebilah parang yang berada di tas gendong yang dibawa oleh Ba. Namun, berdasarkan penuturan korban dan juga pelaku, senjata itu tidak dipakai ketika beraksi. (vai)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed