oleh

Pemanfaatan Lahan Pekarangan Dinilai Bantu Stabilkan Inflasi

Kepala BKP Provinsi Bengkulu, Muslih Z
Kepala BKP Provinsi Bengkulu, Muslih Z

kupasbengkulu.com – Kenaikkan harga BBM sejak beberapa hari lalu diprediksi akan terus mempengaruhi inflasi daerah. Penyumbang terbesar dalam lonjakkan inflasi salah satunya berasal dari sektor pangan karena kebanyakkan didatangkan dari luar daerah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Bengkulu, Muslih Zaini, mengimbau kepada masyarakat agar lebih memanfaatkan lahan pekarangan guna ditanami sayur, buah, maupun jenis umbi-umbian, agar tidak terlalu bergantung pada ketersediaan pangan di pasaran.

“Program pemanfaatan lahan pekarangan dampaknya luar biasa apabila ibu-ibu mau melaksanakan itu mungkin inflasi bisa turun karena inflasi ini penyumbang terbesarnya di sektor pangan. Kami sudah menyusun rencana aksi, asal ibu-ibu mau buat kelompok, kita siap bagikan bibit yang satu bulan sudah bisa panen,” terang Muslih, Rabu (01/04/2015).

Muslih mengatakan pola perilaku masyarakat menjadi kendala utama. Menurutnya masyarakat terutama di daerah kota cenderung malas untuk merealisasikan program ini. Selain itu masalah distribusi pangan juga menjadi kendala. Pasalnya untuk mengangkut pangan dari luar daerah, pengangkut dikenakan pungutan hingga beberapa kali. Akibatnya mereka membebankan biaya pungutan tersebut ke masyarakat pembeli sehingga harga pangan ikut naik.

“Kalau di daerah perbatasan yang kita coba untuk percontohan, program pemanfaatan lahan pekarangan ini sudah berhasil. Yang terjadi, biasanya tukang sayur yang datang, sekarang malah tukang sayur yang beli. Ini kalau kita kembangkan terus, akan membantu mengatasi inflasi,” katanya.

“Kita juga minta pihak terkait untuk mengikapi masalah pungutan di jalan, karena apabila itu terus dilakukan, masyarakat yang akan kena imbasnya, karena harga pangan akan dinaikkan seiring besarnya biaya pungutan di jalan,” pungkas Muslih. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

18 + 8 =

News Feed