oleh

Pembangunan Ring Road Bengkulu Tinggal Menunggu Amdal

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Bengkulu, Risman Sipayung, mengatakan pembangunan Bengkulu Outer Ring Road (BORR) atau jalan lingkar yang nantinya akan digunakan untuk truk-truk bertonase tinggi, akan segera direalisasikan dan hanya tinggal menunggu penyelesaian dokumen Amdal (Analisis Dampak Lingkungan).

Sebelumnya, pembangunan Ring Road ini terkendala izin, yang mana ada bagian jalan Nakau-Sebakul yang masuk dalam kawasan cagar alam, sehingga tidak dapat dimasukkan ke dalam Amdal. Kendati demikian, Menteri Kehutanan RI, Siti Nurbaya telah mengeluarkan izin dan tinggal menunggu Satker P2JN (Perencanaan dan Pengawasan Jalan dan Jembatan Nasional) untuk segera menyelesaikan Amdal tersebut.

“Sebelumnya ada tujuh item yang menjadi persyaratan, enam syarat sudah dipenuhi tinggal menunggu dokumen Amdal-nya saja. Sebenarnya ini dilaksanakan oleh balai besar di Palembang, namun didelegasikan kepada Satker mereka di Bengkulu. Kita desak P2JN agar segera,” ujar Risman, Senin (06/04/2015).

Risman mengatakan keputusan Menhut tersebut berdasarkan Permenhut nomor 85 tahun 2014. Dalam aturannya, kawasan yang masuk dalam peta indikatif kawasan cagar alam tidak boleh dipergunakan untuk keperluan lain dan tidak masuk dalam Amdal. Kawasan yang masuk peta indikatif termasuk dalam izin pinjam pakai, sedangkan cagar alam adalah skema kerjasama.

Tidak hanya itu, pihaknya juga masih menunggu evaluasi fungsi dari BKSDA dan rekonstruksi dari Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) wilayah Lampung.

“Kita juga masih menunggu langkah dari BKSDA dan BPKH agar ini segera bisa direalisasikan. Sehingga kita berharap dengan adanya Ring Road ini nantinya tidak mengganggu jalan umum, dan truk-truk bertonase tinggi ini dapat memiliki jalan lintas sendiri,” tandasnya.(val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

3 × 5 =

News Feed