oleh

Pembatasan Solar Subsidi, ASDP Jalan Terus

D
Pembatasan solar bersubsidi tidak berpengaruh terhadap operasional ASDP

kupasbengkulu.com – Penghematan solar subsidi dengan cara pembatasan jam penjualan di SPBU di Bengkulu, ternyata tidak mempengaruhi alokasi solar untuk PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Kantor Cabang Bengkulu.

Manajer Operasional ASDP Bengkulu, Samiun Akbar mengatakan, sebelum dikeluarkannya Surat Edaran Nomor 937/7/Ka BPH 2014, perihal Pengendalian Jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) tertentu tahun 2014, oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), pihaknya telah mengajukan permohonan pada BPH Migas agar alokasi solar mereka tidak dikurangi.

”Alokasi solar kami tidak dikurangi sehingga tetap dapat beroperasi seperti biasa,” kata Samiun, Rabu (13/8/2014).

Usulan solar untuk Kapal Motor Penumpang (KMP) Pulo Tello, lanjut dia, yang melayani rute penyeberangan dari Kota Bengkulu ke Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara dan sebaliknya sebanyak 605.850 liter selama satu tahun. Namun, berdasarkan formula bunker Pertamina diakomodir 536.844 liter.

”Dari jumlah alokasi itu pun sebenarnya berlebih, sebab berdasarkan penghitungan pemakaian BBM dalam satu tahun untuk 154 trip itu solarnya sebanyak 366.667 liter. Dari pengalokasian itu masih tersisa sekitar 170.177 liter. Sisanya itu dapat digunakan untuk penambahan trip bila diperlukan,” pungkas Samiun.(beb)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 × 4 =

News Feed