oleh

Penerima Samisake: Baru Ini Rasanya Saya Cicip Uang Rakyat

Penyerahan Samisake oleh Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan
Penyerahan Samisake oleh Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan

kupasbengkulu.com – Warga empat kelurahan dibuat terperangah oleh Walikota Helmi Hasan. Pasalnya Walikota membeberkan anggaran APBD Kota Bengkulu yang nilainya mencapai Rp 800 miliar, saat penyaluran dana bergulir Satu Miliar Satu Kelurahan (Samisake) di Kelurahan Surabaya, Kandang Limun, Pematang Gubernur, dan Kebun Geran, pada Senin (03/03/2014).

“Samisake merupakan wujud dari APBD untuk rakyat, dengan menyalurkan Rp 67 miliar dalam bentuk pinjaman lunak tunai kepada masyarakat,” ujar Helmi.

Diakui Fahmi, warga Kelurahan Surabaya, mengaku selama ini dirinya tak tahu perihal besaran dana uang rakyat tersebut, karena menurutnya selama ini dirinya tidak merasakan langsung manfaat dana APBD.

“Baru inilah saya bisa ‘nyicip’ uang yang katanya punya rakyat. Selama ini kami tak tahu alur dana itu kemana saja larinya,” aku Fahmi.

Adapun dana yang dicairkan untuk Kelurahan Surabaya mencapai Rp 243,5 juta yang dibagikan kepada 214 KK. Sementara di Kelurahan Kandang Limun, dana Samisake yang dikucurkan hari ini sebesar Rp 31 juta dari total Rp 250 juta yang dibagikan kepada 33 KK.

Untuk Kelurahan Pematang Gubernur, dana Samisake yang dikucurkan Rp 75 juta untuk 34 KK, dan Kelurahan Kebun Geran sebanyak Rp 69,5 juta untuk 37 KK.

Sementara Ronia, salah satu warga Kelurahan Pematang Gubernur yang hari ini menerima dana Samisake sebesar Rp 1 juta merasa sangat terbantu dengan bantuan tersebut. Ronia yang sehari-hari berjualan sayur menggunakan sepeda onthel yang hampir rusak tersebut mengatakan bantuan Samisake ini akan digunakan untuk memperbaiki sepeda dan menambah modal berjualan.

“Selama ini karena modal juga terbatas dan hanya menggunakan sepeda, penghasilan yang didapat Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu. Mudah-mudahan dengan bantuan ini dapat meningkatkan penghasilan saya,” pungkas Ronia.

Walikota Helmi Hasan akan terus menyalurkan dana Samisake hingga merata ke-67 Kelurahan di Kota Bengkulu.

“Jadi ini masih kurang banyak. Untuk tahap pertama baru sekitar Rp 100 juta sampai Rp 300 juta per kelurahan. Pokoknya setiap kelurahan harus terima satu miliar seperti yang sudah dijanjikan,” demikian Helmi. (val/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed