oleh

Penerima Samisake Wajib Bawa Materai

Arahan Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE, saat pembagian samisake di 3 kelurahan, Rabu (26/02/2014).
Arahan Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE, saat pembagian samisake di 3 kelurahan, Rabu (26/02/2014).

kupasbengkulu.com – Demi meminimalisir adanya laporan pungutan liar dalam penyaluran dana bergulir Samisake, Walikota Helmi Hasan mewajibkan seluruh penerima bantuan untuk membawa materai sendiri ke kantor lurah setempat. Hal ini ditegaskannya dalam acara penyaluran dana Samisake di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Semarang, Sumber Jaya, dan Pagar Dewa, Rabu (26/02/2014).

“Ada informasi dari masyarakat bahwa pengurus meminta uang, alasannya untuk beli materai. Jelas itu tidak diperkenankan karena dari awal ditekankan tak ada pungutan apapun dalam program Samisake ini. Untuk menghindari fitnah, silahkan nanti penerima Samisake membawa materai sendiri,” terang Helmi.

Dijelaskan Helmi masyarakat tak perlu ragu mendaftar program Samisake dikarenakan  prosesnya sangat mudah. Ada tiga ketentuan masyarakat yang bisa mendaftar program ini, yakni masyarakat yang belum mempunyai pekerjaan/ usaha, masyarakat yang sudah memiliki usaha namun kekurangan modal, serta masyarakat yang sudah menjalankan usaha namun ingin mengembangkan usahanya.

“Program Samisake ini tidak ribet. Warga cukup datang ke kantor lurah, koperasi, atau LKM setempat untuk mengambil proposal yang sudah disiapkan. Masyarakat tinggal melengkapi saja, tak perlu susah-susah buat proposal lagi,” katanya lagi.

“Boleh saja warga yang mengontrak mengajukan proposal Samisake, asalkan orangtuanya berada di Kota Bengkulu dan bisa menjamin. Tapi kalau di Kota Bengkulu ini tidak ada orangtua atau sanak keluarga, mungkin agak susah. Akan diperhitungkan untuk tahap ketiga,” tambahnya.

Sementara untuk Kelurahan Semarang, menerima bantuan dana Samisake senilai Rp 280 juta, Kelurahan Sumber Jaya Rp 400 juta, dan Pagar Dewa untuk tahap dua senilai Rp 260 juta.

“Karena Samisake ini program baru, tentu kita sama-sama memahami masih ada kebingungan di masyarakat. Tapi seiring berjalannya waktu akan ada penyempurnaan,” tutupnya. (val/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed