Pengakuan Bandit Binduriang: Mau Aman Wajib Setor

Baca selanjutnya

kelompok JM 2 diringkus Polda Bengkulu
kelompok JM 2 diringkus Polda Bengkulu

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Saat ditanya terkait pemerasan, ketua kelompok Geng Jembatan 2 (JM 2) BI (57), Kecamatan Binduriang, Rejang Lebong, mengungkapkan akan memberikan jaminan keamanan kepada para pengendara kendaraan bermotor yang melintas kawasan Jembatan 2 dengan syarat harus membayar iuran mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah.

Berita terkait: Enam Bandit “Palak Curup” Digilas Polisi

Pembayaran iuran ini bisa dilakukan secara berjangka, ada yang per bulan dan ada yang per hari sesuai dengan permintaan pengendara.

Pembayaran ini disesuaikan dengan kondisi finansial korbannya, mulai dari supir truck, supir travel, mobil pribadi serta sepeda motor. untuk kendaraan seperti truck, iuran bisa mencapai Rp 2 juta perbulan, sedangkan untuk sepeda motor dikenakan tarif sebesar Rp 200 ribu perbulan. sedangkan untuk iuran harian biasanya dikenakan tarif Rp 50 ribu-Rp 100 ribu, sedangkan sepeda motor Rp 20 ribu

“tergantung kendaraannya, kalau truck biasanya sejuta per bulan, tapi ada juga yang dua juta, mobil pribadi ada yang dua ratus, tiga ratus, kalau motor yang perhari itu ada yang duapuluh ribu juga,” ungkap BI, kakek yang sudah bercucu ini.

BI juga menambahkan, untuk transaksi pembayaran biasanya dilakukan di warung atau bengkel miliknya yang terletak sebelum masuk kawasan jembatan 2.

“kami punya warung, bengkel juga ada di sana, kalu yang tau ya pembayarannya ya disana,” tambah BI.

Jika pengendara tidak mau membayar maka salah seorang dari geng “JM 2” akan merampas barang-barang milik pengendara.

Hal ini pernah dialami salah seorang pengendara asal Lubuk Linggau, sumatera Selatan, Weby Ramadon (23) mahasiswa UNIB ini mengungkapkan ia pernah dibuntuti dua orang tak dikenal dikawasan Jembatan 2, Weby diminta untuk berhenti dan menyerahkan HP miliknya.

“iya pernah, waktu itu saya dan teman saya mengendarai sepeda motor hendak pulang ke Lubuk Linggau, di Jembatan 2 kami dibuntuti dan di todong pisau, mereka minta HP, ya daripada kami dibunuh ya kami serahkan saja,” kata Weby. (cr13)

- Advertisement -

Pemprov Bengkulu Dorong Penerapan Teknologi Digital Hasil Perkebunan

Kupas News – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus berupaya menekan laju inflasi terkhusus pada masa Pandemi COVID-19. Di antaranya melalui penggunaan teknologi digital baik...

Ini 8 Tips Berhubungan Seksual Saat Anak Sedang Tertidur

Kupas News – Ada beberapa orangtua yang beruntung anaknya sudah bisa tidur sendiri dikamarnya. Tapi ada juga beberapa yang lainnya terpaksa masih harus tidur...

Pekerja Bongkar Tenda Tewas Usai Tersengat Listrik

Kupas News – Utamakan keselamatan dalam bekerja bukan hanya slogan semata. Hal ini sangat penting guna mengantisipasi dan meminimalisir bahaya dari tingkat resiko yang...

BEI Lakukan Pemutakhiran Mekanisme Dagang dengan 4 Fitur

Kupas News – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku penyelenggara perdagangan saham di pasar modal Indonesia selalu mengedepankan perdagangan Efek yang teratur, wajar dan...

Pemprov Bengkulu Gelar Job Fair Career Expo 2021 di Bencoolen Mall

Kupas News – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bersama beberapa perusahaan gelar Job Fair Career Expo 2021 di...

Terbaru