Minggu, Juli 3, 2022

Perpustakaan Sepi Pengunjung, Hughes : Coba Perhatikan Sales Rokok

Baca selanjutnya

dewi
Duta Pendidikan Anak Usia Dini, Dewi Hughes

kupasbengkulu.com – Pesohor tanah air yang juga Duta Pendidikan Anak Usia Dini, Dewi Hughes mengaku, kurangnya minat baca di kalangan masyarakat salah satunya disebabkan para pustakawan tidak memiliki pelayanan atau servis layaknya sales rokok, yang dikenal ramah. Para pustakawan seringkali bersikap kaku dalam melayani para pengunjung, sehingga membuat perpustakaan menjadi sepi.

“Coba sesekali kita perhatikan sales rokok. Mereka dandan yang cantik, pakaian bagus, dan ramah sama pembeli. Setiap hari harus senyum, beda dengan pustakawan yang tampangnya selalu serius dan kaku. Gimana mau ramai ini perpustakaan,” canda Hughes saat mengisi seminar Wujudkan Indonesia Gemar Membaca, di halaman Perpustakaan Provinsi Bengkulu, Kamis (18/9/2014).

Disebutkannya, dalam senyum mengandung Endorfim yang bisa membuat setiap orang merasa senang. Pada buku yang pernah dia baca, hanya 7 persen komunikasi manusia merupakan komunikasi verbal (kata-kata), 38 persen paralinguistik (nada, kecepatan, intonasi), dan sisanya sebanyak 55 persen merupakan komunikasi non verbal (bahasa tubuh). Oleh karena itu bahasa tubuh, termasuk senyuman memiliki poin lebih dalam menjalin komunikasi antar para pustakawan dan pengunjung.

“Hidup kita akan terasa berubah manakala kita tersenyum dengan tulus. Senyum juga akan membuat kita terlihat lebih cerdas,” sambung Hughes.

Tidak hanya itu, Hughes menambahkan bahwa ‘bahasa tangan’ memiliki arti yang jauh berbeda. Seseorang akan terlihat lebih santun apabila melakukan gerakan tangan dengan memperlihatkan punggung tangan. Pengertiannya akan berubah apabila berbicara sambil memperlihatkan telapak tangan.

“Coba dipraktekkan, saat kita berbicara dengan gerakan tangan yang memperlihatkan punggung tangan dan telapak tangan, pasti akan berbeda maknanya,” saran Hughes.

Dirinya juga menyarankan agar setiap orangtua menanamkan budaya gemar membaca sedari kecil kepada anak, agar terlatih dan gila akan membaca di saat dewasa nanti.

“Orangtua harus rajin-rajin menggiring anak-anaknya untuk giat membaca sejak dini. Jadi kebiasaan itu akan melekat hingga dewasa nanti,” pungkas Hughes.(val)

Minat Investor Tidak Berpengaruh Saat Bitcoin Turun

JAKARTA - Turunnya harga aset kripto saat ini tak mempengaruhi minat investor untuk melakukan investasi kripto ini. Bahkan jumlah investor kripto terus tumbuh pada...

Benturan Keras Sebabkan Tewasnya Pelajar di Bendungan Nakai

Kupas News, Bengkulu Utara - Salah seorang pelajar tewas tenggelam saat mandi di Bendungan Sungai Air Nakai Desa Batu Raja, Bengkulu Utara, Kamis, (30/06)...

Polres Bengkulu Utara Berhasil Tangkap Pemuda TO Kasus Narkoba

Kupas News, Bengkulu Utara - Satres Narkoba Polres Bengkulu Utara kembali ungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I yang diduga jenis sabu-sabu di...

Rosjonsyah Minta Pemerintah Desa Miliki Skala Prioritas

Kupas News, Kota Bengkulu - Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah membuka acara peningkatan kapasitas kepala Desa dan ketua BPD se Kabupaten Rejang Lebong yang dilaksanakan...

Rakor Gubernur se-Sumatera 2022 Soroti Harga Sawit

  Kupas News, Pekanbaru - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang hadir pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur se-Sumatra 2022 menyoroti persoalan harga kelapa sawit yang...

Terbaru