oleh

Pertimbangan Kemanusiaan TNI AL Lepaskan Pengguna Trawl

Setelah pemilik kapal alat tangkap trawl (pukat harimau) Ali Sukur menandatangani kesepakatan dengan Danlanal Bengkulu Letkol Laut. Gandawilaga melalui Kal Lettu Laut. Hasral, TNI Angkatan Laut Bengkulu melepas KM Maju Jaya GT 5 beserta 3 orang ABK Amrin Silalahi selaku Nahkoda, Timbul Tampubolon dan Samsudin selaku anggota, Sabtu (07/03/2015)
Setelah pemilik kapal alat tangkap trawl (pukat harimau) Ali Sukur menandatangani kesepakatan dengan Danlanal Bengkulu Letkol Laut. Gandawilaga melalui Kal Lettu Laut. Hasral, TNI Angkatan Laut Bengkulu melepas KM Maju Jaya GT 5 beserta 3 orang ABK Amrin Silalahi selaku Nahkoda, Timbul Tampubolon dan Samsudin selaku anggota, Sabtu (07/03/2015)

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Setelah pemilik kapal alat tangkap trawl (pukat harimau) Ali Sukur menandatangani kesepakatan dengan Danlanal Bengkulu Letkol Laut. Gandawilaga melalui Kal Lettu Laut. Hasral, TNI Angkatan Laut Bengkulu melepas KM Maju Jaya GT 5 beserta 3 orang ABK Amrin Silalahi selaku Nahkoda, Timbul Tampubolon dan Samsudin selaku anggota, Sabtu (07/03/2015)

Pelepasan ini dilakukan lantaran Gandawilaga menimbang dari sisi kemanusiaan, dimana para nelayan yang bersangkutan dianggap melaut bukan untuk mencari kekayaan namun untuk mencari nafkah keluarga. Sedangkan target utama TNI adalah kapal milik asing yang sering mencuri ikan di wilayah perairan Indonesia.

“Disamping penegakan hukum, Kita mempunyai tugas pokok pembinaan terhadap masyarakat, disini kita melihat segi kemanusiaannya, mereka menggunakan trawl tersebut bukan untuk memperkaya diri melainkan untuk mencari makan, trawl kecil tersebut hanya mampu menampung tiga puluh kilo,” kata Gandawilaga.

Ganda juga menambahkan, kedepan akan ada upaya agar nelayan yang menggunakan trawl tersebut dibantu secara solusi baik kepada pihak penegak hukum seperti Polisi dan instani terkait.

“Harus ada jalan keluar untuk mereka (nelayan) yang mencari makan menggunakan trawl kecil itu, kita akan bekerjasama dengan DKP dan Polair,” tambah Ganda.

Ucapan terimakasih terlontar dari mulut Ali Sukur, pemilik kapal kepada Danlanal Gandawilaga yang telah menangani permasalahan trawl tersebut dengan bijaksana, serta mengharapkan solusi terbaik untuk mereka nantinya

“terimakasih kepada TNI aAngkatan Laut khususnya Danlanal Letkol Laut Gandawilaga karena telah menangani sevara bijaksana atas permasalahn yang kami sebagai nelayan alami, semoga nanti instani terkait dapat melihat ini, dan kami mendapatkan solusi mungkin berupa bantuan,” kata Ali kepada awak media.(cr13)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 × 2 =

News Feed