oleh

Petani Sawit Keluhkan Harga Murah ke Wagub

Petani menggelar hearing dengan Wagub Bengkulu, Sultan B. Najamudin
Petani menggelar hearing dengan Wagub Bengkulu, Sultan B. Najamudin

kupasbengkulu.com – Karena mengeluhkan harga jual sawit yang dinilai kurang tinggi, petani sawit yang tergabung dalam Ikatan Petani Sawit Mandiri (IPSM) asal Kabupaten Mukomuko, mengadukan hal ini ke Wakil Gubernur Bengkulu, Sultan Bachtiar Najamudin.

Mereka mengatakan harga jual sawit di Bengkulu berada dikisaran harga Rp 1.411 per kilogram untuk harga terendah. Sedangkan harga sawit di provinsi lain bisa mencapai Rp 1.800 per kilogramnya.

“Kita ingin kalau bisa harga jual sawit ini diupayakan lebih tinggi. Oleh karena itu kami minta difasilitasi bapak Wagub agar ekonomi petani sawit bisa lebih baik,” ujar salah satu anggota IPSM, Edi Suwanto, Kamis (12/03/2015).

Edi menyampaikan juga terkait potongan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang mencapai 3-6 persen. Namun ketika ditanya dengan perusahaan pemasok, seperti misalnya PT. Bumi Mitra Karya (BMK) maupun Daria Dharma Pratama (DDP), perusahaan tidak dapat memberikan alasan jelas terkait potongan tersebut.

“Kita ingin pemerintah mengikuti aturan Permentan 14 tahun 2013 tentang pedoman penetapan harga pembelian TBS kelapa sawit produksi pekebun. Sebelumnya kami sudah pernah menyatakan keberatan kepada pihak perusahaan tapi tidak ada respon,” katanya.

“Kami ingin pemerintah membantu mengakomodir aspirasi kami supaya perusahaan betul-betul mengikuti peraturan dan aktif dalam penetapan harga TBS. Untuk sawit sendiri selama ini disortir, namun sawit yang terbuang tidak dikembalikan lagi kepada kami,” lanjutnya.

Sementara, Sultan mengatakan pihaknya akan membantu dan menindaklanjuti aduan dari para petani sawit ini.

“Kita akan tampung aspirasinya. Kita ingin kesejahteraan petani sawit masih bisa diangkat lebih tinggi lagi karena kita ketahui petani sawit di Bengkulu cukup banyak, kita ingin perekonomian para petani lebih baik,” tandasnya. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

fourteen + nineteen =

News Feed