Minggu, Juni 26, 2022

Pilgub Dipilih DPRD, Ridwan : Tetap Maju, Ubah Strategi

Baca selanjutnya

Ridwan Mukti
Ridwan Mukti

kupasbengkulu.com – Sidang Paripurna pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), memutuskan Pilkada akan dilaksanakan dengan pemilihan tidak langsung atau melalui DPRD.

Menanggapi hal itu, Bupati Musi Rawas Ridwan Mukti yang sudah memastikan diri, untuk melaju pada Pilgub Bengkulu 2015, mengungkapkan dirinya tidak akan mundur dari pemilihan tersebut.

Sejauh ini dirinya telah melakukan pendekatan dengan masyarakat Provinsi Bengkulu, dan setelah adanya perubahan mekanisme Pilgub ini, Ridwan mengatakan dirinya akan merubah strategi politik.

“Saya tetap maju, tapi ubah strategi. Jika sebelumnya pendekatan lebih kepada masyarakat, dengan sistem pemilihan tidak langsung ini pendekatan akan lebih banyak dilakukan kepada partai dan anggota DPRD,” ujar Ridwan, Jumat (26/9/2014).

Menurut Ridwan, tidak ada partai politik yang dominan, semua partai rata-rata sama. Sekarang bagaimana dapat memaparkan visi dan misinya kepada partai politik dan anggota DPRD sehingga mereka yakin untuk mengusung Ridwan sebagai bakal calon Gubernur 2015, sekaligus memenangkannya.

“Setidaknya, untuk bisa menang kita harus mengantongi lebih dari separuh kursi DPRD. Kalau kursinya 45, setidaknya harus ada pendukung 25 kursi. Sedangkan 25 kursi tersebut sudah terdiri dari 3-4 partai,” lanjut Ridwan.

Masih menurut Ridwan, tentunya proses ini tidak mudah dan tetap melalui seleksi. Jika pada pemilihan langsung, rakyat bertindak sebagai penyeleksi, maka saat ini terjadi pergeseran seleksi oleh elit politik.

“Dengan ini saya harus mampu meyakinkan visi dan misi kepada elite politik itu sehingga mereka konfiden memutuskan saya sebagai calon gubernur sekaligus memilih saya,” imbuh Ridwan.

Terlepas dari itu, dirinya melihat, memang terjadi distorsi antara wakil yang dipilih rakyat dengan rakyat yang dipilih. Kendati demikian, pilihan dari anggota DPRD bisa dikatakan sebagai pilihan rakyat. Karena menurutnya, seorang anggota DPRD tidak akan terpilih jikalau bukan rakyat yang memilihnya.

“Persoalan anggota DPRD itu mengingkari amanat rakyat, itu urusan lain. Itu kewenangan dari pemerintah pusat, bagaimana mereka mengevaluasi mengenai sistem kepala daerah yang dipilih DPRD, apakah bermanfaat bagi masyarakat atau sebaliknya,” demikian Ridwan.(val)

Polairud Gelar Lomba Tenis Meja Sambut HUT Bhayangkara

Kupas News, Kota Bengkulu - Semarak menyambut HUT Bhayangkara ke-76 terus digelorakan jajaran Polda Bengkulu dengan menggelar berbagai kegiatan. Sabtu, 25 Juni 2022, giliran...

Selamat Datang Airlangga

Kupas Artikel - Ucok mengangkat telepon dengan nada tergesa-gesa. Ia mungkin sangat terkejut tumben-tumben saya menelpon. “Siap bos” tutur Ucok menyambut telepon saya. Beberapa...

Bengkulu Tuan Rumah Open Swimming Championship 2022 se-Sumatera

Kupas News, Bengkulu - Gubernur Rohidin Mersyah membuka kejuaraan Bengkulu Open Swimming Championship se Sumatera Tahun 2022 di Kolam Renang Rafflesia Kota Bengkulu, Jum'at...

Wagub Rosjonsyah Terima Kunjungan Eks Gubernur Jabar

Kupas News, Bengkulu - Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah menerima audiensi mantan Gubenur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam rangka investasi di bidang Kopi Bengkulu...

JMSI Apresiasi Kesepakatan Dewan Pers dan Polri Cegah Polarisasi Pemilu 2024

Kupas News, Jakarta – Organisasi perusahaan pers Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menyambut baik kesepakatan Dewan Pers dan Mabes Polri untuk memitigasi polarisasi yang...

Terbaru