oleh

PKK Bengkulu Selatan Bakal Berniaga ala Online

Tipm pengerak PKK Bengkulu Selatan bersama bupati dan undangan.
Tipm pengerak PKK Bengkulu Selatan bersama bupati dan undangan.

Bengkulu Selatan, Kupasbengkulu.com– Berbagai cara yang akan dilakukan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan keluarga (PKK) Kabupaten Bengkulu Selatan dengan  hasil karyanya di Tahun 2017 mendatang.

Rencananya hasil karya Tip Pengerak PKK itu akan dipasarkan lewat internet. TP-PKK Bengkulu Selatan, yang di ketuai Isneni Dirwan, dengan anggota sekitar 1228, akan diberi pembinaan khusus serta pelatihan.  Sehingga nantinya akan melahirkan sebuah karya, dan  produk yang dihasilkan dapat dikenal lewat internet.

Pelatihan berbasis teknologi informasi ini langsung dibuka Bupati Bengkulu Selatan H Dirwan Mahmud bertempat dihalaman Perpustakaan Daerah (Perpusda) kabupaten Bengkulu Selatan.

Bupati Dirwan Mahmud  dalam sambutanya menyatakan, dirinya sangat mendukung kemajuan Perpusda. Ini bertujuan untuk memberikan kemajuan untuk kabupaten.

Perpusda merupakan suatu gudang ilmu yang dapat melahirkan para generasi mudah, untuk belajar yang sebaik-baiknya. Karena di Perpusda ini dapat meningkatkan sumber daya manusia. Oleh sebab itu TP-PKK dan Perpusda, Perpuseru dan Coca-cola Fundation dapat bekerjasama yang lebih bersinergi, untuk bersama mewujudkan kemajuan hasil karyanya.

”Kami himbau pada semua warga, agar dapat sering mengunjungi Perpusda ini. Disini merupakan tempat menimba ilmu khsususnya para pelajar,” ujarnya, Selasa (14/06/2016)

Sementara Kepala Perpsuda H Srigusti Sabana mengatakan, bersama Perpusda, TP-PKK dan Coca-cola Fundation ini untuk memberikan pelatihan terhadap anggota TP-PKK.

Sebagai tahap awal yang akan dilakukan yakni pengelolaan ikan asin dan menjahit. Pelajaran tersebut juga terdapat di Perpusda. Jika sudah menghasilkan produk yang baik, maka akan disampaikan ke Perpusda pusat.

“Perpusda bukan hanya tempat gudang buku juga tempat bermusyawarah anggota PKK dan tempat kegiatan pelatihan pembuatan produk. Namun untuk tahap awal pengelolaan ikan asin. Pelatihan ini kedepan akan digelar selama setahun. Namun untuk saat ini akan ada pelatihan selama dua hari,” terangnya. (ade)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

eleven + 13 =

News Feed