oleh

Polres Kaur Prioritaskan Usut Dugaan Korupsi Proyek Jalan Muara Sahung

korupsi

kaur, kupasbengkulu.com – Polres Kaur terus melakukan pengusutan terhadap kasus dugaan korupsi di Kabupaten Kaur yakni kasus dugaan korupsi jalan Muara Sahung dan percetakan sawah baru.

Namun yang menjadi prioritas dan didahulukan saat ini yaitu kasus dugaan korupsi jalan Muara Sahung tahun 2013 lalu dengan kerugian diperkirakan Rp 2,6 miliar. Hal ini berdasarkan dari hasil gelar perkarayang dilaksanakan di Mapolda Bengkulu beberapa waktu lalu.

“Hasilnya penyidik senior menyarankan agar penyelidikan dan penyidikan lebih didahulukan kasus jalan Muara Sahung, dengan alasan setelah dilakukan penghitungan kasar oleh penyidik dalam tahap penyelidikan terindikasi bahwa kerugian jalan Muara Sahung lebih besar dibandingkan dengan kerugian kasus percetakan sawah baru. Maka berdasarkan skala prioritas, itu jalan Muara Sahung yang didahulukan. Namun untuk kasus percetakan sawah baru itu tetap kita proses,” papar Kapolres Kaur AKBP Bambang Purwanto, S.Ik melalui Kasat Reskrim Ahmad Mega Rahmawan,SP.

Dikatakannya, untuk tahun 2015 ini pihaknya akan fokus pada kasus dugaan korupsi atas proyek jalan Muara Sahung. Dan dalam waktu dekat ini akan didatangkan tim ahli fisik, pihaknya sudah koordinasi dari tim BPKP dan tim ahli fisik dari UNIB untuk memberikan permintaan ahli fisik.

“Saat ini masih dalam penyelidikan dan mungkin dalam waktu dekat ini yaitu minggu depan ahli fisik sudah hadir di Polres Kaur,” lanjut Ahmad Mega.

Perlu diketahui, proyek ini merupakan pekerjaan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bengkulu dengan dana Rp 2,6 miliar. Untuk pemeriksaan kasus proyek pembangunan jalan Muara Sahung yang diduga telah terjadi penyimpangan, karena seharusnya jalan tersebut dibangun sepanjang dua kilometer, namun hanya dibangun dan diselesaikan sepanjang satu kilometer saja.(mty)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

eleven − 9 =

News Feed