oleh

Prihatin, Gub Bawa Chelsy ke Rs M Yunus

byi
BERKUNJUNG : Gubernur Bengkulu menyempatkan diri berkunjung ke kediaman Chelsy Sabtu (14/12/2013)

kupasbengkulu.com – Chelsy Permata Sari bayi yang memiliki keanehan di disela-sela pangkal paha berupa benjolan mirip kepala, Sabtu (14/12/2013) sekitar pukul 15.11 WIB, di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RS) M Yunus Kota Bengkulu. Bayi yang berusia 4 hari tersebut, langsung mendapatkan perawatan secara intensif dari tim dokter RSUD. Tim medis RS langsung memasukkan diruangan rawat inap perinatologi RSUD.

Rujukan bayi tersebut, diantar langsung oleh Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd. Pasalnya, Gubernur sendiri merasa prihatin dengan kondisi bayi yang sama sekali belum mendapatkan perawatan secara medis. Sebelumnya, gubernur menyempatkan diri berkunjung ke kediaman orang tua Chelsy di Bumi Ayu 5 No.9 RT 5 RW 01 Kelurahan Kandang Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

”Kalau bayi ini di rumah saja, bagaimana kita bisa tahu kondisi kesehatannya. Makanya, kita dari Pemerintah Provinsi langsung membawa bayi malang ini ke RS M Yunus untuk mendapatkan perawatan secara intensif,” kata Junaidi, Sabtu (14/12/2013).

Junaidi mengatakan, untuk biaya perawatan dan pengobatan selama di RSUD, anggota keluarga tidak akan mengeluarkan biaya. Sebab, kata Junaidi, bayi Pasangan Suami Istri (Pasutri), Riko Yan Saputra dan Welda Sulita ini menjadi tanggungjawab dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.

”Chelsy di rawat di RSUD M Yunus tidak ada dikenakan biaya. Begitu juga saat di rujuk ke Rumah Sakit Jakarta. Sebab, dia menggunakan Jamkesprov,” jelas Junaidi.

Namun, terang Junaidi, untuk biaya akomodasi, berupa transfortasi, makan, minum, penginapan, saat dirujuk ke salah satu Rumah Sakit di Jakarta nantinya dari Pemprov mengharapkan, adanya uluran tangan dari dermawan yang ada di Provinsi Bengkulu.

”Kita lihat dulu kondisi kesehatan Chelsy, jika memang sudah bisa di rujuk ke Jakarta maka dia secepatnya akan dibawa. Sementara belum dirujuk, dia akan di rawat dulu di sini (RSUD,red). Biasanya, kalau naik bayi yang baru lahir belum boleh untuk naik pesawat,” imbuh Junaidi.

Secara terpisah, Direktur RSUD M Yunus, Drg. Daisy Novira, MARS belum dapat memastikan atas benjolan yang terdapat disela-sela pangkal paha Chelsy.

Disinggung masalah Chelsy akan di rujuk kemana, Daisy mengatakan, dari RSUD M Yunus sudah menjalin kerjasama dengan RS di Jakarta. Seperti, RSCM dan Harapan Kita. Namun, dirinya belum dapat memastikan Chelsy akan di rujuk ke RS mana.

”Kita belum dapat memastikan benjolan itu. Apakah itu tumor atau bukan. yang jelas, untuk beberapa hari kedepan Chelsy akan dirawat di RSUD dulu guna memantau perkembangan kesehatan setiap harinya,” demikian Daisy.

saat Chelsy ingin di rujuk ke RS M Yunus, belasan warga telah berkunjung ikut mengantar Chelsy hingga pintu Ambulance milik RSUD M Yunus yang berada didepan rumahnya.(gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed