oleh

PT. Telkom Salurkan Dana Kemitraan Rp 1,3 Miliar

Penyaluran dana Kemitraan ke masyarakat Bengkulu secara simbolis diserahkan dari PT Telkom ke Gubernur Bengkulu.
Penyaluran dana Kemitraan ke masyarakat Bengkulu secara simbolis diserahkan dari PT Telkom ke Gubernur Bengkulu.

kupasbengkulu.com – PT. Telkom Group Peduli Bengkulu, Rabu (2/7/2014) menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR), sebesar Rp 1.362.000.000, melalui dua program ke masyarakat Provinsi Bengkulu. Yakni, Program kemitraan dan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL). Dengan rincian, Rp 1.350.000.000 diperuntukkan program kemitraan dan Rp 12 juta untuk PKBL.

”Kiranya penyaluran dana yang digulirkan pihak binaan bisnis mampu meningkatkan perekonomian di Bengkulu. Kita dari Telkom berusaha menyalurkan dana Kemitraan mencapai Rp 1,4 miliar,” kata General Manager PT. Telkom, Eka Setiawan, Rabu (2/7/2014).

Eka menambahkan, program kemitraan tersebut akan disalurkan ke 37 mitra binaan di 10 kabupaten dan kota. Sementara, untuk PKBL disalurkan ke Forum Komunikasi Keluarga Anak dengan kecacatan di Arga Makmur, Bengkulu Utara.

”Sasaran program kemitraan, disalurkan ke UKM yang nominalnya bervariasi mulai dari Rp 55 juta per UKM dan minimal Rp 20 juta per UKM. Penyaluran ini kita serahkan setiap 3 bulan sekali,” jelas Eka.

Selain kedua program tersebut, lanjut Eka, dari PT. Telkom juga telah melaksankan program bina lingkungan, dengan melakukan penanaman 10.000 batang bakau. Hal tersebut, untuk menuju Indonesia Go Green.

”Awal Juni lalu kita sudah menanam bibit bakau sebanyak 10.000, dan itu sudah kita programkan setiap bulan Juni setiap tahunnya,” imbuh Eka.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu, H Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd mengatakan, usaha mikro kecil dan menengah permasalahan yang dihadapi terbatasnya mengakses kredit. Meskipun demikian, kata Junaidi, dari BUMN bisa betul-betul menjadi bagian penting untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian, pengembangan bisnis BUMN dengan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

”Kita dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, dan PKBL ini lebih banyak digunakan untuk membantu mengurangi kemiskinan masyarakat Bengkulu,” demikian Junaidi.(gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed