oleh

Puskaki Desak Dewan Keluarkan Bukti Penyelewengan Bansos

sumbe foto: replikmanusia.com
sumbe foto: replikmanusia.com

kupasbengkulu.com – Terkait pernyataan anggota DPRD Kota Bengkulu, Rendra Ginting, bahwa dirinya mendapat laporan dari beberapa gereja di Kota Bengkulu perihal dana Bantuan Sosial (Bansos) yang mereka terima disunat alias dipotong. Diungkapkannya pemberian dana Bansos hanya seperempat dari besaran yang tercantum dalam APBD 2013.

(Terkait: Uupsss…! Dana Bansos untuk Tempat Ibadah Diduga “Disunat”)

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pusat Kajian Anti Korupsi (Puskaki) Bengkulu, Melyansori, mendesak agar anggota dewan yang dimaksud dapat segera mengeluarkan bukti apabila benar ada indikasi penyelewengan dana Bansos.

“Kalau benar yang disampaikan Rendra Ginting bahwa anggaran bantuan yang dibahas dalam Badan Anggaran (Banggar) angkanya melebihi dari dana yang direalisasikan, maka perlu ditelusuri oknum yang melakukan pemotongan itu. Apakah dari Pemerintah Kota Bengkulu sendiri atau ada oknum lain yang ‘bermain’,” ujar Melyansori, Rabu (02/07/20140.

Disebutkannya, tentu agar tak menimbulkan prasangka perlu ditelusuri ke pihak terkait, baik penerima Bansos maupun yang menyerahkan dana bantuan tersebut. Dirinya mengapresiasi kepada anggota DPRD Kota Bengkulu dan berharap ada tindaklanjut dari temuan tersebut.

“Kami mengapresiasi kawan-kawan di dewan yang sudah berani membongkar ini. Namun kita ingin ini ada tindak lanjutnya. Setelah mereka menemukan bukti, kami menyarankan bawa ke ranah hukum, sehingga oknum-oknum yang mengambil manfaat untuk kepentingan pribadi ini bisa diproses hukum,” lanjut Melyan.

“Dewan jangan asal ngomong saja. Dengan sudah berani berbicara seperti ini, ya dibuktikan agar bisa ditindaklanjuti ke ranah hukum,” pungkasnya. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed