oleh

Putuskan Generasi ‘Ompong’

UJH ajak Jama'ah ramaikan masjid
UJH ajak Jama’ah ramaikan masjid.

Religi, kupasbengkulu.com – Ustad Junaidi Hamsyah (UJH), Minggu (08/05) sekira pukul 09.00 WIB, di Masjid Jami’atul Khair, Kelurahan Taba Penanjung, Kecamatan Taba Penanjung, digelar peringatan Isra’ Mi’raj
Nabi besar Muhammad SAW, Tahun 1437 Hijriyah, dihadiri ratusan jama’ah.

Isra’ Mi’raj yang mengangkat tema, “Kita tingkatkan Ukhuwah Islamiyah dan Solidaritas Majelis Ta’lim” tersebut,  UJH mengajak untuk memutuskan generasi  ‘Ompong’.

“Sudah saatnya kini kita bersama-sama untuk memutuskan rantai generasi  ‘Ompong’ yang ada saat ini,” ajak UJH.

Generasi Ompong yang di analogikan UJH, merupakan  generasi yang hanya menerima mentah-mentah semua informasi dan ajaran yang disampaikan orang, atau taklid.  Artinya  tanpa dicerna terlebih dahulu. baik atau buruknya,  benar atau tidaknya apa yang disampaikan.

“Seperti kalau orang itu ompong, maka ketika dia makan, makanan yang masuk kedalam mulutnya tidak melalui tahap dikunyah terlebih dahulu. Hanya dioper sana oper sini, lalu langsung ditelannya,” papar UJH.

UJH juga mengajakpara generasi berikutnya, agar  tidak ada lagi yang ompong dalam ilmu pengetahuan, khususnya ilmu agama. Baik itu dalam hal ilmu mengenai shalat, puasa dan ibadah lainnya.

“Karena itulah bekal kita nanti di hari akhirat. Tidak ada lagi generasi yang tidak tahu shalat, serta cara shalat yang baik dan benar,” ujarnya.

Shalat merupakan bentuk pengabdian umat Nabi Muhammad SAW terhadap Allah SWT. “Yang berani memerintahkan kita shalat, hanya diri kita sendiri,” tegasnya.

UJH dalam tausiahnya,  juga menyinggung soal toleransi dalam beribadah, .jangan mengurus persoalan ibadah seseorang. Karena yang menilai ibadah yang dilakukan setiap manusia itu adalah Allah SWT.

“Tidak perlu kita melihat dan menilai ibadah orang lain, karena kita bukan penilai dan pencatat ibadah orang lain,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, UJH juga menyinggung dan sangat menyayangkan kondisi banyak Masjid yang ada saat ini,  banyak dan besar, tetapi banyak yang kosong dari yang menjalankan ibadahnya  Masjid. Bahkan ada yang hanya buka serta ramai seminggu sekali, itupun bila hari Jum’at saja.

“Mulailah saat ini, kita meramaikan Masjid, dengan shalat dan kegiatan ibadah lainnya di Masjid,” harapnya.

Melalui peringatan Isra’ Mi’raj yang terlaksana atas kerjasama Ta’mirul Masjid Jami’atul Khair, Majelis Taklim (MT) Raudhatul Jannah, MT Miftahul Jannah, MT Mubarokah serta  BKMT Kecamatan Taba Penanjung
ini, hendaknya ajak UJH, umat muslim meningkatkan ketaatan didalam melakukan ibadah kepada Allah SWT.(btg)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed