oleh

Rebut Piala UJH, Ratusan Peserta ikuti Lomba Burung Berkicau

Lomba burung berkicau
Lomba burung berkicau

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Walaupun saat ini batu akik sedang mengemparkan, namun kicaun burung saat ini belum sirna bagi pencita burung berkicau. Ini yang dilakukan oleh komunitas KM 8 Community, yang mengadakan pameran lomba burng berkicau di Taman Remaja Kota Bengkulu, Minggu (12/04/2015) siang.

Perlombaan burung ini nantinya bakal di berikan torpi Ustad Junaidi Hamsyah (UJH), serta juga para pemenang bakal diberikan piala dan uang pembianaan. Tak hanya itu, bagi burung yang mendapatkan juara 10 besar bakal diberikan piagam sebagai penghargaan.

Menurut Ketua Panitia, Rosi, ajang ini memang dilakukan untuk menjalin silahturahmi antar para pencinta unggas bersuara merdu tersebut. Rencana dengan event atau perlombaan ini bakal dilakukan setiap bulan, agar hal ini tidak tenggelam dengan adanya berkembang batu akik yang semakin marak.

“Jadi kita akan lakukan pameran ini atau perlombaan ini setiap satu bulan sekali, karena sekarang masih musim batu akik jadi dengan adanya lomba seperti ini agar pecinta burung bisa memberikan semangat mereka,” kata Rosi.

Pada perlombaan burung ini, KM 8 Community mengadakan 19 kelas untuk diperlombakan yakni Murai Batu VIP, Kacer VIP, Love Bird Executif, Kapas tembak Bintang, dan Cucak Hijau Bintang. Lalu, Murai Batu Executif, Kacer Executif, Love Bird Bintang, Kenari Sejati A, dan Kapas tembak Favorit. Kemudian, cucak Hijau FaVorit, Murai Batu Bintang, Kacer Bintang, Kapas Tembak sejati, dan Cucak Hijau Sejati. Selanjutnya, Kenari, Love Bird Favorit, Murai Batu Favorit, dan Kacer Favorit.

Untuk harga tiket pembayaran ini sendiri muali dari Rp 30 ribu hingga Rp 200 ribu tergantung dengan jenis yang dilombakan dalam kelas. Namun dari semua perlombaan ini para pencinta burung banyak dimintai pada perlombaan pada kelas Murai Batu Executif, Kacer Executif, dan Love Bird Bintang.

Pada perlombaan tersebut, juri akan menilai dalam empat kategori penilain. Untuk itu diharapkan aga para pecinta burung bisa merawat dengan baik burung mereka agar bisa memenangkan lomba.

“Ada beberapa hal yang kita nilai yakni durasi suara, Kestabilan, Irama lagu, dan volume gaya,” jelas Koordinasi Lapangan (Korlap) Aan Sosro.(dex)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

fourteen + nineteen =

News Feed