oleh

Sambangi Bengkulu, Ini Kata Antropolog Singapore

julian
Jurnalis kupasbengkulu.com saat wawancara dengan antropolog Singapore, Rabu (10/9/2014).

kupasbengkulu.com – Julian, Antropolog sekaligus presenter dari salah satu program Televisi Channel NewsAsia, Singapore mengungkapkan, rasa bahagia atas kesempatannya mengunjungi Provinsi Bengkulu. Dengan menggunakan bahasa Indonesia yang tidak begitu baik, ia berusaha menjelaskan kepuasannya melihat jejak sejarah di Provinsi Bengkulu, seperti tempat Thomas Stamford Raffles pernah berkuasa sebelum akhirnya ke Singapura.

“Saya pernah membaca soal sejarah di Bengkulu tentang berapa banyak rakyat yang gugur dalam medan perang, tentang wabah penyakit malaria yang banyak membuat orang dulu mati muda” ceritanya kepada kupasbengkulu.com Rabu (10/9/2014).

Ia menceritakan, bahwa Bengkulu adalah tempat yang sangat berwarna dan memiliki masyarakat yang ramah dan murah tersenyum. Saat berkesempatan melihat langsung Bunga Rafflesia, Julian menyebutkan, hal ini adalah sebuah keindahan yang tak terkira. Pertama kali baginya melihat bunga berukuran sangat besar, dan ia bisa melihat itu di hutan Bengkulu.

Ia mengaku, sebelum mendatangi Bengkulu banyak googling dan menemukan tulisan soal Bengkulu sebagai endemik malaria, diperkuat lagi oleh cerita sejarah. Hal ini membuat dan crew Channel NewsAsia lain merasa khawatir dan mepersiapkan obat khusus yang diminum tujuh hari sebelum berangkat hingga tujuh hari setelah pulang dari Bengkulu.

“Kami sangat mencemaskan jika kami digigit nyamuk di sini, sewaktu melaksanakan shooting kami menyiapkan banyak jenis racun nyamuk untuk kami gunakan. Kami tidak ingin terkena malaria seperti dulu wabah penyakit ini banyak membunuh orang di sini,” ujar Julian dengan nada serius.

Meski demikian, ia mengatakan, tak jera mengunjungi Bengkulu, pria yang pernah meneliti festival tradisional masyarakat pedalaman kalimantan ini bahkan masih ingin beberapa kali lagi kemari.

“Bengkulu is funtastic, I like Bengkulu, I’t first time for me come here and feel so amazing,” tutup Julian sambil tersenyum.(cr10)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

seven − 6 =

News Feed