oleh

Satu Lagi, Panti Pijat Tak Berizin Ditutup Satpol PP

Petugas Satpol PP, Kamis (30/01/2014), sedang mencopot papan merek usaha panti pijat di kawasan Panorama Kota Bengkulu.
Petugas Satpol PP, Kamis (30/01/2014), sedang mencopot papan merek usaha panti pijat di kawasan Panorama Kota Bengkulu.

kupasbengkulu.com- Saat sedang melakukan penertiban pedagang di Kelurahan Panorama, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu, Kamis (30/01/2014). Petugas Satpol PP Kota Bengkulu kembali menemukan panti pijat yang beroperasi tanpa memiliki izin usaha di RT. 22, RW.08 nomor 5 di Kelurahan Panorama, Kota Bengkulu.

Saat ditanyakan petugas Satpol PP, pemilik usaha Panti Pijat, Susi, mengakui memang tempat usahanya ini belum mengantongi izin, karena baru buka sekitar 1 bulan. Begitu mengetahui usaha tersebut tidak mengantongi izin, petugas langsung mencopot papan merek yang ada di depan usahanya.

“Saya jujur saja Pak, saya memang belum punya izin usaha karena waktu mengurus izin susah sekali. Nanti akan saya urus, ini juga baru beroperasi satu bulan,” dalih Susi.

Sementara Kabid Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum (Tramtibum) Satpol PP Kota, Suardi, SH, MH menegaskan sebelum memiliki izin panti pijat tersebut dilarang beroperasi.

“Sebelum ada izin, panti pijat ini kami tutup. Jangan coba-coba membuka usaha tanpa izin, karena sangat menyalahi,” tegas Suardi lagi.

Target penertiban berikutnya adalah sebuah warung tuak yang berada di sekitar SMA Serunting/Pallawa di Kelurahan Sidomulyo. Namun penertiban gagal dilakukan karena warung yang dimaksud tidak ditemukan.

Kasatpol PP Kota, Jahin L. S.Sos, mengungkapkan penertiban akan terus dilakukan hingga Kota Bengkulu benar-benar tertata rapi.(beb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed