oleh

SDN 62 Disegel, Yuliswan : Kenapa Baru Sekarang Ditanggapi?

satpol
Ahli waris berjaga di SDn 62 Satpol PP tidak berani bongkar segel

kupasbengkulu.com – Disebutkan pihak ahli waris, hingga saat ini mereka belum pernah bertatapan langsung dengan Walikota Bengkulu Helmi Hasan, untuk duduk bersama menyelesaikan sengketa lahan SD Negeri 62 Kota Bengkulu.

(Baca juga : Wali Murid Desak Pemkot Segera Buka Segel SDN 62)

Selama ini pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, hanya diwakilkan Kabag Humas, Kabag Hukum, para Asisten, serta Wakil Walikota. Intinya pihak ahli waris hanya ingin bertemu langsung dengan Walikota yang bisa mengambil keputusan atas perkara ini.

“Pemkot tetap seperti modus yang sudah-sudah. Kita nego segel dibuka, tapi tidak ada penyelesaian,” kata pengacara pihak ahli waris, Yuliswan, Kamis (2/10/2014).

Disebutkan Yuliswan, pihaknya tidak ingin ini berlarut-larut lagi. Selama ini pihak ahli waris merasa tidak ditanggapi serius oleh Pemkot, sehingga ketika kasus ini dikuasakan kepada Yuliswan, dirinya langsung melayangkan somasi ke Pemkot.

“Saya langsung berikan somasi selama satu bulan. Itu cukup panjang untuk negosiasi, biasanya hanya satu minggu pengacara kasi somasi. Kenapa baru sekarang ditanggapi?,” tanya Yuliswan.

“Jangan mengadu kami dengan adek-adek Satpol PP ini. Walikota harus tanggung jawab, datang ke sini tatap muka langsung, termasuk dengan Jaksa Pengacara Negara yang ditunjuk menyelesaikan kasus ini,” lanjutnya.

Menanggapi hal itu, Asisten III Pemkot, Fachriza Rozie, yang tunjuk Walikota untuk memantau lokasi penyegelan tersebut mengungkapkan terkait ganti rugi yang diminta pihak ahli waris, akan dipatuhi tentunya dengan mengikuti proses hukum yang sedang berjalan.

“Belum ada keputusan yang bisa kita ambil sekarang. Saya akan laporkan ke Walikota dan Sesda, beliau kebetulan lagi berhalangan jadi tidak bisa ke sini. Kita tetap hormati proses hukum yang sedang berjalan,” pungkas Fachriza. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed