oleh

Serapan APBD Baru 10,87 Persen, 18 SKPD Terima Rapor Merah

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu, Sorjum Ahyan, mengatakan dari total pagu APBD Provinsi Bengkulu sebesar Rp 2.258.887.323.451, baru terserap Rp 245.563.891.967 atau sebesar 10,87 persen di triwulan I tahun anggaran 2015 ini. Sorjum juga mengatakan ada 18 SKPD yang mendapatkan rapor merah, dan dalam penyerapan dana APBN atau dekonsentrasi terdapat 24 SKPD yang juga mendapatkan rapor merah.

Dilaporkannya, 18 SKPD yang mendapatkan rapor merah tersebut yakni Bakorluh 53,78 persen, BPPPA 53,60 persen, RSJKO 53,20 persen, BKD 52,41 persen, Kesbangpol 50,66 persen, Dishubkominfo 50,05 persen, Satpol PP 49,14 persen, BKP 46,64 persen, Perwakilan 44,60 persen, BPBD 44,46 persen, BKPMD 40,64 persen, Disnakeswan 38,83 persen, Dispora 37,43 persen, RSUD 34,83 persen, Diknas 33,63 persen, Dinkes 32,70 persen, DKP 20,24 persen, Dinas PU 17,29 persen.

“Untuk serapan APBD ada 18 SKPD yang menurut penilaian masih sangat buruk, sedangkan untuk serapan APBN lebih banyak lagi, yakni 24 SKPD,” ujar Sorjum, dalam acara rapat koordinasi dan evaluasi program/ kegiatan triwulan I tahun anggaran 2015, Rabu (08/04/2015).

Sorjum mengatakan serapan dana APBN (Dekonsentrasi) dengan pagu anggaran sebesar Rp.186.205.706.000, hingga saat ini baru terserap sebesar Rp.1.839.335.350, dengan persentase sebesar 0,99 persen.

Ke 24 SKPD tersebut antara lain, ESDM, Diskoperindag, Dinkes, Kesos, Dispora, BLH, BP3A, Dishut, BPBD, Keswan, Disbudpar, Disnaker, Dispendik, PU, Biro Pemerintahan, Badiklat, BKP, BPMPD, yang semuanya masih nol persen. Sementara DKP 0,75 persen, Distan 1,44 persen, Disbun 4,69 persen, Satpol PP 5,59 persen, Bakorluh 7,47 persen ,BKPMD 7,59 persen.

“Untuk mencapai akuntabilitas pelaporan, Triwulan I ini banyak sekali SKPD yang belum melapor. Sehingga kita berharap triwulan selanjutnya dapat memperbaiki kinerja,” tandasnya.(val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

8 − 3 =

News Feed