oleh

Si Mungil Berkacamata dari Enggano

burung pleci endemik Pulau Enggano
burung pleci endemik Pulau Enggano

kupasbengkulu.com – Bagi pecinta burung, memiliki dan memelihara burung adalah hobi yang amat menyenangkan. Mendengar kicauan burung yang merdu seolah memberi kepuasan dan kesenangan tersendiri.

Kota Bengkulu banyak dijumpai tempat-tempat penjualan burung. Mulai burung asli Bengkulu maupun burung yang didatangkan dari luar.

Burung pleci atau burung kacamata Enggano adalah burung endemik alias burung langka yang hanya ditemukan di satu tempat saja dan tidak ditemukan hidup bebas di tempat yang lain.

“Ini burung Pleci, cuma ada di Pulau Enggano. Di tempat lain tidak ada burung Pleci yang ini. Kalau burung Kenari ini dari Jawa” ujar salah satu pedagang burung.

Burung pemakan buah ini cenderung hidup berkelompok. Ukuran tubuhnya relatif kecil, hampir sama dengan ukuran burung Pipit. Warna tubuhnya keabu-abuan. Namun bagian sayap, kepala, dan ekor lebih berwarna kekuningan.

Paruh relatif kecil, berwarna hitam, lurus dan runcing. Mata bulat, berwarna hitam, serta ditambah hiasan putih melingkar, tampak seperti sedang berkacamata. Barangkali inilah yang membuat orang-orang sering menyebutnya burung kacamata.

Burung kacamata atau pleci ini banyak jenisnya. Namun, jenis atau spesies Pleci Enggano adalah burung endemik, boleh dikatakan ini adalah burung langka yang diperjualbelikan. Harganya pun relatif murah, hanya dihargai Rp25.000 per ekor. (cr2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed