Rabu, November 30, 2022

Sidang Pembunuhan Satpam Dehasen Ricuh, 19 Orang Diamankan

Baca selanjutnya

Kericuhan di Pengadilan Negeri Bengkulu saat digelarnya persidangan pembunuhan Satpam Dehasen.
Kericuhan di Pengadilan Negeri Bengkulu saat digelarnya persidangan pembunuhan Satpam Dehasen.

kupasbengkulu.com – Sidang perdana kasus pembunuhan terhadap Redo (21) warga Padang Guci Kaur yang dilakukan 5 terdakwa satpam Univeritas Dehasen Bengkulu Selasa (3/6/2014) sekitar pukul 11.30 WIB berujung ricuh. Hingga anggota polisi terpaksa mengamankan 19 orang keluarga korban.

Humas Pengadilan Negeri Syamsul Arif mengatakan, awal kericuhan tersebut setelah Hakim memukul palu pembacaan dakwaan. Namun berakhirnya sidang perdana tersebut tidak sesuai dengan apa yang dikehendaki keluarga korban.

“Sidang tadinya ada penundaan karena jaksa belum menyiapkan saksi dalam kasus pembunuhan tersebut,” kata Syamsul.

Emosi keluarga korban langsung terpancing setelah melihat kelima terdakwa di giring ke penjara Pengadilan Negeri Bengkulu. Sehingga keributan tak terkendali lagi, terdakwa sempat ditarik keluarga korban hingga hampir terjatuh.

“Tangan salah satu terdakwa sempat ditarik salah satu keluarga korban. Hingga situasi tidak kondusif lagi datanglah anggota dari Polres Bengkulu,” ujarnya.

Namun datangnya anggota polisi tidak meredakan emosi keluarga korban. Keluarga korban malah tidak mau dibubarkan polisi. Sehingga polisi terpaksa melepaskan 6 kali tembakan ke langit.

Malahan keluarga korban kemudian mengamuk kepada polisi, sebanyak 4 orang anggota polisi hingga ke 4 anggota tersebut terluka. Sehingga 19 orang keluarga korban yang diduga membuat onar langsung diamankan ke Mapolres Bengkulu.

“Ya kita masih melakukan pemeriksaan terhadap 19 orang keluarga korban,” saat dikonfirmasi Kapolres Bengkulu Iksantyo Bagus Pramono melalui Kabag OPS Mada Ramadita SIK.

Data terhimpun, dalam kericuhan keluarga korban diduga membawa senjata tanjam untuk membalas dendam terhadap para terdakwa. Namun, hingga kupasbengkulu.com menanyakan hal tersebut, polisi belum menemukan adanya senjata tajam.

“Kalau senjata tajam belum kita temukan, tapi selain ke 19 keluarga korban yang kita amankan, batu yang digunakan sebagai senjata juga kita amankan,” kata Mada.(cr3)

BI Bengkulu Gandeng ACC Sosialisasikan QRIS Alat Bayar Berbasis Digital

Ketua ACC Bengkulu Usmadi Dianto saat menyerahkan plakat kepada Oni Luthfi pada kegiatan sosialisasi QRIS di Arga Makmur, Bengkulu Utara, Senin, 28 November 2022....

Lalai Tinggalkan Dompet, IRT di Penarik Lapor Polisi

HR saat diamankan Polsek Penarik Raya, Kabupaten Mukomuko, Foto: Dok Kupas News, Mukomuko - Seorang pria berinisial HR (37) warga Desa Sumber Sar, Kecamatan Air...

Gubernur Rohidin Hadiri Peresmian Better Home

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat memberikan sambutan pada peresmian supermarket bahan bangunan (Better Home) di Jalan Adam Malik, Kota Bengkulu, Senin, 28 November 2022,...

Reses Irwan Eriadi Serap Aspirasi untuk Menunjang Pembangunan Dapil

Kupas News, Bengkulu - Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Irwan Eriadi, SE, M.Si, menggelar reses masa persidangan ke III tahun sidang 2022 di Daerah Pemilihan...

Masa Sidang Ke III Legislator Marlesi Jemput Aspirasi Konstituen Dapil II

Kupas News, Bengkulu – Memasuki akhir tahun 2022, seluruh anggota dewan provinsi Bengkulu menjalani masa reses. Dimana menyerap aspirasi dan menindaklanjuti aspirasi merupakan perwujudan...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Terbaru