oleh

Siswa SMAN 10 Pentagon Kaur Dijejali Teknologi Nano

illustrasi, sumber: istimewa
illustrasi, sumber: istimewa

kupasbengkulu.com – SMAN 10 Pentagon yang merupakan satu-satunya sekolah berstandard Internasional di Kabupaten Kaur memiliki 7 buah labooratorium termasuk 4 laboratotium Tekhnologi, yakni laboratorium Kimia, Fisika, Biologi, Nano Tekhnology, BIO Tekhnology, Tekhnology Robotik dan laboratorium Energy Terbarukan.

Saat ini sebanyak 36 siswa pentagon sudah diperkenalkan dengan 4 tekhnology tersebut sebagai pengenalan awal.

“Untuk pembelajaran Nano Tekhnology, BIO Tekhnology, Tekhnology Robotik dan Energy Terbarukan tersebut siswa belajarnya satu minggu satu kali, saat ini masih pengenalan awal,” tutur Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas) Kabupaten Kaur M.Jarnawi, Kamis (04/09/2014).

Tenaga ahli dibidang tersebut diisi oleh tenaga ahli dari LIPI dan Universitas ternama Indonesia, Nano Tekhnology tenaga ahlinya dari LIPI, BIO Tekhnology dari Universitas Bengkulu (UNIB), Tekhnology Robotik dari (Universitas Gajah Mada) dan laboratorium Energy Terbarukan dari UNIB.

Pembelajaran ilmu tekhnologi ditingkat SMA ini baru diajarkan hal-hal yang bersifat mudah dimengerti dan simpel terlebih dahulu. Tenaga ahli akan memberikan pembelajaran atau tatap muka sebulan sebanyak satu kali yang dijadwalkan sebagai Ekstrakulikuler.

Mengenai nano tekhnologi Jarnawi menjelas sedikit jika Nano tekhnologi adalah ilmu pengetahuan dan teknologi pada skala nanometer, atau sepermilyar meter.

Nanoteknologi penggabungan dari atom atau ion menjadi molekul untuk membentuk struktur dalam orde nanometer yang berguna untuk menghasilkan barang-barang dalam kehidupan sehari-hari seperti Hand phone, dan tekhnologi canggih lainnya.

Tentu saja nanoteknologi melakukan juga proses-proses seperti reaksi kimia untuk membentuk zat cair atau padat.

Nano teknologi merupakan suatu teknologi yang dihasilkan dari pemanfaatan sifat-sifat molekul atau struktur atom apabila berukuran nanometer. Jadi apabila molekul atau struktur dapat dibuat dalam ukuran nanometer maka akan dihasilakan sifat-sifat baru yang luar biasa.

“Nanoteknologi dibagi menjadi dua kategori yakni hidrofobik (tidak suka air). Dan hidrofilik (Suka air),” tutupnya. (mty)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

13 + three =

News Feed