oleh

Sjobirin : Air Tidak Mengalir Pelanggan Tidak Membayar

pdam
Pendistribusian air bersih

kupasbengkulu.com – Lebih dari sepekan, beberapa wilayah di Kota Bengkulu, seperti Tengah Padang, Bajak, Rawa Makmur, Beringin Raya, dan Sukamerindu kesulitan mendapatkan air bersih lantaran kerusakan pompa di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Surabaya, yang mengakibatkan air tidak dapat mengalir dengan baik alias macet.

Untuk mengatasi hal tersebut, PDAM Kota Bengkulu mendropping air bersih gratis menggunakan tangki berkapasitas 4.000 liter untuk didistribusikan kepada masyarakat, yang sudah dilaksanakan sejak Selasa (2/9/2014).

“IPA Surabaya ini kapasitasnya 200 liter per detik, sedangkan pompa yang rusak kapasitasnya 150 liter per detik. Memang PDAM memiliki pompa cadangan yang besarannya sekitar 50 liter per detik, itu ada 3 pompa. Tapi, karena pompa yang besar ini terganggu, sehingga mengganggu produksi kami,” ujar Direktur PDAM Kota Bengkulu, Sjobirin Hasan, saat pendistribusian air bersih di Kelurahan Rawa Makmur, Jumat (5/9/2014).

Sjobirin menambahkan, pihaknya merasa bertanggungjawab untuk memenuhi kebutuhan air di Kota Bengkulu, agar meskipun instalasi terganggu masyarakat masih bisa mendapatkan pelayanan air bersih. Akibat kerusakan ini, ada sekitar 1.000 pelanggan PDAM dari total 31.000 lebih pelanggan yang merasa terganggu.

“Sebenarnya secara esensi ketika air tidak mengalir pelanggan tidak membayar, karena yang bayar hanya air yang mengalir. Namun, kami sebagai kepanjangan tangan dari Pemerintah Kota Bengkulu merasa bertanggung jawab menyediakan air bersih bagi masyarakat meskipun tidak maksimal,” lanjut Sjobirin.

Sjobirin belum bisa memastikan kapan kondisi ini akan berakhir karena peralatan yang dibutuhkan untuk perbaikan IPA Surabaya dipesan dari Jakarta, sehingga memakan waktu yang cukup lama. Namun, kata dia, jika alat tersebut sudah sampai diperkirakan waktu perbaikan hanya memakan waktu satu hari saja.

“Seandainya peralatan tersedia di Bengkulu, mungkin tidak akan selama ini karena beberapa hari terakhir kami mengorder untuk pengadaan pompa. Pompa tersebut dikirim dari Jakarta. Diperkirakan antara Senin atau Rabu depan baru tiba di Bengkulu. Sebenarnya pemasangan cukup simple. Insyaallah, satu hari bisa selesai pengerjaan,” pungkas Sjobirin.(val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

four − three =

News Feed