oleh

Soal Film ‘Tujuh Manusia Harimau’, Gubernur Temui Hary Tanoe

Harry tanu
Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah temui Chief Executive Officer (CEO) MNC Group, Hary Tanoesoedibjo

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Gara-gara sinetron Tujuh Manusia Harimau yang sedang ‘naik daun’, Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah temui Chief Executive Officer (CEO) MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, di sela-sela kesibukannya di Jakarta. Gubernur menyampaikan bahwa sinetron bergenre laga ini sedang sangat digandrungi oleh masyarakat Provinsi Bengkulu.

Sinetron Tujuh Manusia Harimau mengisahkan tentang Gumara, seorang guru yang minta ke dinas untuk dipindahkan ke sebuah desa di Bengkulu (saat ini di Kecamatan Kayu Lima). Ia merasakan udara dan alam yang cocok dengan habitatnya. Menurut neneknya, itu adalah tempat lahir ayahnya yang bernama Peto Alam.

Dikarenakan terancam, ibu beserta neneknya membawanya lari dari Desa Kumayan yang merupakan sebuah desa di Kecamatan Kayu Lima yang selalu diliputi kabut, kabut pegunungan yang sekaligus kabut misteri yang sulit diterima logika. Penduduk desa tetangga Kumayan memberi julukan yang sangat menyeramkan bagi desa itu, yaitu “gudang ilmu hitam”.

Di sana bersemayam para manusia yang memiliki ilmu harimau yang sebenarnya untuk menjaga kebun kopi mereka yang luas dari gangguan pencuri yang takut kalau melihat harimau. Ayah dan ibunya adalah keturunan ketiga manusia harimau, dan ia merupakan keturunan keempat. Ia menganggap itu hanyalah mitos belaka.

”Saya menyampaikan pernyataan terima kasih atas tayangnya Tujuh Manusia Harimau. Saya pun sebenarnya belum tahu di mana Desa Kumayan, beliau sangat senang mendengar rating RCTI naik,” cerita Junaidi, Kamis (05/02/2015).

Sinetron Tujuh Manusia Harimau ini tayang setiap hari di RCTI mulai pukul 20.45. Sinetron produksi SinemArt ini diangkat dari serial novel Tujuh Manusia Harimau karya Motinggo Boesje. Pada tahun 1986, jilid pertama dari novel tersebut telah diadaptasi menjadi film Tujuh Manusia Harimau.

”Saya sampai harus ribut dengan isteri dulu kalau soal nonton, sampai rebutan remote TV. Saya mau nonton berita harus bersaing dengan Tujuh Manusia Harimau karena isteri suka sekali nonton itu,” candanya.

”Saya juga bilang pertumbuhan ekonomi Bengkulu sudah di atas rata-rata. Kalau misalnya ada hal-hal yang ingin diinvestasikan di Bengkulu, seperti hotel misalnya, karena beliau juga sudah merambah bisnis hotel, untuk tidak segan-segan datang ke Bengkulu,” katanya. (val)

(Baca juga : Ini Sinopsis Sinetron 7 Manusia Harimau)

ucapan selamat dishubkominfo ultah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

four − 3 =

News Feed