oleh

Soal Pelanggaran Pemilu, Riza : Undang-undang Kita Lemah

riza
Riza Nisbach mantan Caleg DPRD Provinsi Bengkulu

kupasbengkulu.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) gelar sidang perdana pelanggaran kode etik penyelenggaraan pemilu, pada Kamis (28/08/2014). DKPP menggelar sidang pertama terkait dugaan pelanggaraan kode etik pemili di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu Utara, dan Kepahiang yang kemudian, Jumat (29/8/2014) akan digelar kembali sidang pelanggaran di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Riza Nisbach mantan Caleg DPRD Provinsi Bengkulu, dari partai Demokrat sebagai pengadu dengan teradu Panwaslu Rejang Lebong. Pelanggalaran pemilu sesuai fakta dilapanagan memang terjadi money politik. Saat pemilu 9 April 2014. Baik menerima dan memberi dan faktornya diakui oleh yang hadir dari DKPP, Panwaslu, dan Bawaslu.

Dikatakan Riza Nisbach, yang menjadi kendalah disini yaitu, tentang Undang-undang yang mengatur antara juru kampanye dan tim sukses yang tidak diatur dalam UU. Sangat disayangkan memang keberadaan UU Pemilu sangat lemah karena tidak bisa mengakomodir kasus-kasus money politik yang benar-benar terjadi.

“Saya melihat di sini dalam arti memberi pelajaran, kondisi ini terjadi dan seluruhnya mengakui fakta terjadi money politik, akan tetapi undang-undang kita lemah dalam mengatur,” kata Riza, Kamis (28/8/2014).

Ini pembelajaran kedepan yang memang perlu perbaikan terhadap UU pemilu yang lebih baik.

“Pelanggaran ini untuk pelajaran kedepan, agar UU pemilu dapat ditegaskan dan diperbaiki lagi,” demikian Riza Nisbach.(yee)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

8 + 14 =

News Feed