oleh

Soal PPN Panorama, Tony : Waktu Itu Saya Belum jadi Kadis

tony
Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Bengkulu, Tony Elfian

kupasbengkulu.com – Terkait penyelidikan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, tentang dugaan penyelewengan dana pembuatan Pasar Percontohan Nasional (PPN) Panorama Kota Bengkulu, Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Bengkulu, Tony Elfian mengatakan, dirinya sudah dimintai keterangan oleh Kejari.

Namun, dirinya menekankan bahwasannya saat pembangunan pasar tersebut dirinya belum menjadi Kadis Perindag, meskipun segala urusan terkait pembangunan pasar berada dalam wewenang kerja Disperindag Kota Bengkulu.

(Baca juga : Kejari Bengkulu Lirik Dugaan Korupsi Pembangunan PPN)

“Pembangunan itu proyek pemerintah pusat tahun 2011/ 2012 yang ditangani Disperindag Kota Bengkulu, dan waktu itu saya belum jadi Kepala Dinas (Kadis). Saya memang sudah memenuhi panggilan dari Kejari untuk dimintai keterangan terkait ini,” akuTony, Selasa (2/9/2014).

Diungkapkannya, Kadis Perindag Kota Bengkulu yang sebelumnya seperti Shafwan, Yalinus, dan Bambang sebagai Pelaksana Tugas (Plt), sebelum akhirnya jabatan itu diserahkan kepada dirinya.

“Kalau terkait temuan di lapangan ada dugaan perbedaan bangunan dengan perencanaan, saya tidak tahu, tidak memantau, dan tidak mengukur itu. Waktu saya jadi Kadis, bangunan itu sudah dibuat,” aku Tony lagi.

Dari penyelidikan, penyidik menemukaan dugaan lantai kios lebih rendah dari badan jalan yang mengakibatkan banjir ketika hujan, saluran air yang sudah tak berfungsi lagi, plafon yang terbuat dari triplek berukuran 4mm yang standarnya 9mm, serta seng yang berkarat padahal baru dua tahun digunakan.

“Memang kewenangan kejari untuk menyelidiki. yang jelas, saya tidak tahu dan jangan sampai ini mengganggu kinerja kami di sini. Kalau suatu hari dipanggil lagi untuk dimintai keterangan, ya saya bersedia saja,” pungkas Tony. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

eight + 11 =

News Feed