oleh

Soal Samisake Pemkot Rugikan Bank Bengkulu

 

 

bank-bengkulu-500x129kupasbengkulu.com – Dana Samisake yang seharusnya diserahkan melalui rekening Bank Bengkulu sesuai dengan amanat Perda Nomor 12 Tahun 2013 tapi tak dilakukan malah diserahkan langsung ke penerima dan diduga hal ini menimbulkan kerugian kepada Bank Bengkulu.

Menurut Pakar Ekonomi Universitas Bengkulu, Prof. Lizar Alfansi, Ph.D., kerugian materi akibat dampak dari kesalahan pendistribusian Samisake ini bisa saja bukan pada keuangan negara, melainkan kepada Bank Bengkulu sebagai pihak yang tertera dalam Perda sebagai badan penyalur.

“Samisake idenya sudah bagus, tapi kalau salah dalam penerapannya jadi tidak bagus. Apa yang dilakukan Pemkot, yang mana tidak sesuai Perda bisa dikatakan keliru. Tapi kalau masalah kerugian dan segala macam kita belum bisa berspekulasi banyak sekarang. Hanya saja secara materi ini tidak merugikan negara karena Bank Bengkulu dalam hal ini mewakili perusahaan sehingga apapun itu termasuk kerugian berarti yang menanggung Bank Bengkulu sendiri,” ungkap Prof. Lizar, Jumat (04/07/2014).

Diungkapkannya mekanisme pendistribusian dana Samisake harus makin diperjelas untuk ke depannya, dan perlu diingat jangan sampai mekanisme yang diciptakan malah menghambat pendistribusian dana itu sendiri.

“Yang penting harus ada mekanisme yang jelas tentang pencairan itu. Artinya pada saat yang sama jangan sampai mekanisme pencairan tersebut menghambat pencairan dana Samisake. Semua mekanisme perlu direnungkan kembali,” pungkasnya. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed